Mayat mengapung dilaut (ist)

MADURA EXPOSE- Nasib naas dialami Mas odi (21), warga Dusun Komplong, Desa Batang-batang Laok, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep. Pada Senin (07/03) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, yang bersangkutan tewas saat mancing di DAM bersama 2 rekannya, yakni Masmuni (18), dan Roziki (20).

Korban tewas setelah kecebur DAM, sedalam 20 meter. Kala itu, korban bersama 2 rekannya, hendak mancing ikan menggunakan pohon pisang yang dirakit di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, sesampainya ditengah DAM, rakitan pohon pisang itu oleng.

“Informasi dari 2 rekannya, korban tercebur ke DAM setelah yang mereka naiki oleng, dan korban yang posisinya didepan terlempar. Karena korban tidak bisa berenang, akhirnya tenggelam,”kata Fathorrahman (27), warga setempat Senin (07/03).

Korban baru ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB atau sekitar 2 jam kemudian, setelah warga sekitar, dan aparat Desa setempat, serta petugas dari Polsek Batang-batang, melakukan pencarian.

Korban ditemukan didasar DAM dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Selanjutnya korban dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk di mintakan visum, sebelum diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan.

Sementara Kapolsek Batang-batang AKP Sutrisno, membenarkan kejadian tersebut, dan pihaknya sudah mendatangi TKP, serta membantu melakukan pencarian korban tenggelam.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“Setelah mendapat laporan ada warga tenggelam di DAM, kami bersama anggota langsung mendatangi TKP, untuk melakukan olah TKP,”ugkapnya. ( Nita, Esha )