
SUMENEP, MaduraExpose.com – Sebuah kasus dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali mencoreng citra penegakan hukum.
Korban, seorang siswi SMP berinisial DA, dilaporkan mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh istri mantan Camat Batuputih berinisial NS. Insiden yang memicu kecaman publik ini kini telah memasuki tahapan penyelidikan oleh Satreskrim Polres Sumenep.
Menurut keterangan yang dihimpun dari pihak korban, peristiwa bermula pada Jumat, 29 Agustus 2025, saat DA, seorang anak yatim, sedang dalam perjalanan menuju sekolahnya di SMPN 2 Sumenep.
Saat melintasi Jalan Mahoni, Pangarangan, sepeda motor yang dikendarainya bersenggolan dengan sepeda ontel yang berbelok mendadak. Meski posisi korban secara materiil bisa dianggap berada di pihak yang benar, ia menunjukkan itikad baik dengan berhenti dan menghampiri pengendara sepeda tersebut.
Alih-alih mendapatkan apresiasi atas sikap kooperatifnya, DA justru menjadi sasaran amarah NS, yang tiba-tiba datang ke lokasi kejadian. Tanpa basa-basi, terduga pelaku langsung melakukan perbuatan melanggar hukum, dimulai dengan merusak helm korban, dilanjutkan dengan tiga kali tamparan keras yang mengenai wajah DA hingga membuatnya terjatuh.
Keluarga korban, melalui om DA, mengungkapkan kekesalan mendalam atas perlakuan tersebut. “Keponakan saya tidak bersalah. Perlakuan seperti ini tidak bisa kami terima,” tegasnya. Peristiwa ini dinilai sebagai wujud arogansi kekuasaan yang tidak dapat ditoleransi, mengingat terduga pelaku memiliki kedekatan dengan figur publik.
Pada 7 September 2025, kasus ini secara resmi telah dilaporkan ke Polres Sumenep dengan nomor LP/B/398/VII/2025/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR. Berdasarkan teori penyidikan, laporan ini menjadi dasar bagi aparat untuk melakukan proses penyelidikan awal dan mengumpulkan bukti-bukti.
Penyidikan Berjalan: Akankah Hukum Tegak Lurus?
Jajaran penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sumenep telah bergerak cepat. Menurut Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, timnya sudah mulai memanggil para saksi-saksi dari pihak korban untuk dimintai keterangan dalam rangka lidik.
“Saat ini penyidik PPA sudah memanggil beberapa saksi terkait laporan dugaan penganiayaan anak di bawah umur,” ujar AKP Widiarti.
Tahap selanjutnya, penyidik akan melayangkan surat panggilan kepada NS selaku terduga pelaku untuk dimintai keterangan. Proses ini sangat krusial, karena di sinilah fakta hukum akan digali untuk menentukan apakah terdapat unsur pidana dalam perbuatan yang dilaporkan.
Kasus ini menjadi ujian bagi transparansi dan independensi aparat penegak hukum di Sumenep. Publik menunggu, apakah hukum akan berlaku egaliter dan memberikan keadilan bagi korban yang notabene merupakan seorang anak yatim, atau kembali menunjukkan “ketumpulan”nya ketika berhadapan dengan kalangan yang memiliki privilege atau pengaruh.

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)

![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)