Penuntasan Kasus Korupsi Lamban, Kejari Sumenep didemo

0
564
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Jawa Timur, Bambang Sutrisna.

MADURAEXPOSE.COM— Mengaku kecewa denga kinerja pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, membuat puluha aktivis yang menamakan diri Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendatangi kantor korps Adhiyaksa di Jalan KH. Mansyur, Pabian, Kecamatan Kota.

Kedatangan puluhan aktivis mahasiswa ini guna mempertanyakan sejumlah kasus dugaan korupsi yang masih menumpuk. Kelompok aksi menuding pihak Kejari Sumenep sangat lamban dalam menuntaskan kasus-kasus tersebut.

Selain berorasi, para aktivis itu juga membawa poster bernada protes atas lambannya penangan sejumlah kasus yang saat ini menumpuk di Kejari Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Versi pengunjuk rasa, kasus yang paling menyita perhatian publik belakanga ini yakni, kasus dugaan penyelewengan raskin dan proyek hotmex yang menhubungkan dua kecamatan, yakni di kawasan Desa Baragung (Kec.Guluk-Guluk) menuju Desa Prancak (Kecamatan Pasongsongan).

“Suara kami tangisan rakyat”, “Kinerja Kejari Lamban,” demikian bunyi poster yang dibawa aktivis mahasiswa pengunjuk rasa, Jumat (9/12/2016).

Sementara Bambang Sutrisna, Kepala Kejari Sumenep saat menemui pengunjuk rasa mengatakan, ada enam perkara dengan penahanan 6 tersangka. Pihaknya meminta mahasiswa bersabar. [Day/Arbania]

HotNews:  Babinsa Kodim 0827/04 Bluto Komsos Dengan Ibu PKK