Penuntasan Kasus Korupsi Lamban, Kejari Sumenep didemo

Terbit: 9 Desember 2016 | 14:08 WIB

MADURAEXPOSE.COM— Mengaku kecewa denga kinerja pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, membuat puluha aktivis yang menamakan diri Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendatangi kantor korps Adhiyaksa di Jalan KH. Mansyur, Pabian, Kecamatan Kota.

Kedatangan puluhan aktivis mahasiswa ini guna mempertanyakan sejumlah kasus dugaan korupsi yang masih menumpuk. Kelompok aksi menuding pihak Kejari Sumenep sangat lamban dalam menuntaskan kasus-kasus tersebut.

Selain berorasi, para aktivis itu juga membawa poster bernada protes atas lambannya penangan sejumlah kasus yang saat ini menumpuk di Kejari Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Versi pengunjuk rasa, kasus yang paling menyita perhatian publik belakanga ini yakni, kasus dugaan penyelewengan raskin dan proyek hotmex yang menhubungkan dua kecamatan, yakni di kawasan Desa Baragung (Kec.Guluk-Guluk) menuju Desa Prancak (Kecamatan Pasongsongan).

“Suara kami tangisan rakyat”, “Kinerja Kejari Lamban,” demikian bunyi poster yang dibawa aktivis mahasiswa pengunjuk rasa, Jumat (9/12/2016).

Sementara Bambang Sutrisna, Kepala Kejari Sumenep saat menemui pengunjuk rasa mengatakan, ada enam perkara dengan penahanan 6 tersangka. Pihaknya meminta mahasiswa bersabar. [Day/Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *