Pengurus Parpol Minta DPC PPP Keluarkan Sanksi Tegas Untuk “IS”

0
1209
Adezta Mellany

Madura Expose—Sejak beredarnya foto syur mirip Ketua Komisi III dari Fraksi PPP DPRD Pamekasan beredar di internet, sejumlah pengurus anak cabang (PAC) partai berlambang Ka’bah mengaku berang dan merasa dirugikan oleh ulah kader yang diduga melakukan perbuatan asusila yang berdampak pada tercemarnya partai terbesar di bum Gerbang Salam tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Ketua PAC PPP Kecamatan Kadur, mewakil sejumlah Ketua PAC lainnya di Kabupaten Pamekasan. Menurut Hadi, lambannya Ketua DPC PPP dalam menyelesaikan persoalan kader yang dianggap mencoreng citra partai ini menimbulkan tanda tanya besar dikalangan pengurus partai.

“Sejak persoalan foto syur itu mencuat ke permukaan, kami dari beberapa PAC PPP langsung berkirim surat ke DPC PPP Pamekasan supaya mengambil sikap tegas terhadap kader yang telah mencoreng citra partai. Kalau perlu dipecat agar tidak jadi bumerang bagi masa depan partai kedepannya”, terang Abdul Hadi, Ketua PAC PPP Kecamatan Kadur kepada Madura Expose, Rabu Malam, 23 Maret 2016.

Hadi juga meminta DPC PPP Pamekasan agar tidak mengorbankan kepentingan umat dan kader partai yang selama ini berjuang mati-matian membesarkan PPP dengan susah payah hingga memiliki kursi terbanyak di gedung dewan.
“Jangan sampai citra partai berlambang Ka’bah ini hancur hanya gara-gara mempertahankan kader yang jelas-jelas sudah mencoreng dengan tindakan amoral. Apalagi korbannya wanita dan sudah menjadi konsumsi publik di media. Ini harus segera diselesaikan”, tandasnya.

Pihaknya berharap DPC PPP Pamekasan tidak mengabaikan suara pengurus di tingkat PAC yang selama ini memiliki kekuatan penuh dalam merangkul kepercayaan masyarakat.

“Jika sampai DPC PPP tidak menindak lanjuti surat yang kami sampaikan berdasarkan fakta yang berkembang ditengah masyarakat, kami tidak segan-segan untuk melaporkan persoalan ini kepada DPW PPP Jawa Timur”, pungkasnya. [A80/FER]