Pengawas Pilkada Sumenep Bersiap Jalankan Tugas Ditengah Pandemi Covid-19

0
192

MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP – – Meski sempat menuai pro dan kontra yang cukup alot ditengah masyarakat terkait Pilkada serentak 2020 endingnya tetap digelar juga pada 9 Desember.

Hal itu dipertegas oleh pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkap alasan pemerintah menyetujui Pilkada Serentak 2020 digelar pada 9 Desember melalui pandangan yang diutarakan Staf Khusus Mendagri, Kastorius Sinaga, dalam Webinar Pemilu Rakyat 2020 bertajuk “Pemilu Serentak di Tengah Pandemi”, Selasa 16 Juni 2020 kemarin.

Lantas bagaimana pola pengawasan dari pihak Bawaslu?

Hasil penelusuran Redaksi di Kabupaten Sumenep, ternyata tidak ada perubahan yang mencolok. Artinya dalam pengawasan pelaksanaan Pilkada Sumenep 2020 yang perlu diperhatikan oleh panitia ad hoc, yakni berkaitan dengan protokol kesehatan Covid-19.
Pengaktifan ini menindak lanjuti surat Bawaslu RI nomer 0197/K.BAWASLU/TU.00.01/VI/2020 tanggal 12 Juni 2020. Tentang pengaktifan kembali Panwascam dan PKD.

Ketua Bawaslu Sumenep, Anwar Noris menyampaikan, terkait panitia ad hoc, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang sudah diaktifkan pada 15 Juni 2020.
Berdasarkan PKPU nomer 5 Tahun 2020 tentang tahapan, Program dan jadwal Pilkada terbaru, PPK dan PPS mulai bertugas kembali sejak 15 Juni 2020.

“Teknis pengawasan panitia ad hoc, PPK, dan PPS tidak berubah dari sebelumnya”, demikian Anwar Nuris Ketua Bawaslu Sumenep kepada awak media, Rabu 17 Juni 2020.

Sebelumnya, tahapan Pilkada Sumenep 2020 sempat dinonaktifkan selama tiga bulan. Kini Panwascam dan PKD se-Kabupaten Sumenep kembali diaktifkan. (*)
Editor: Ferry Arbania
Sumber:—-