Sumenep Kota Keris

Terbit: 20 September 2022 | 13:26 WIB

MADURAEXPOSE.COM– (oleh : Tadjul Arifien R)

_(edisi Wisata)_
Atas inisiatif Kadisparbud Drs Bambang Irianto, M.Si. pada th 2010, melalui suara saya agar Sumenep dijadikan Kota Keris itu dg berbagai pertimbangan, namun waktu FGD di Bappeda ttg ikon Sumenep, kalah suara dg _*Sumenep Soul of Madura*_. Dg berjalannya waktu, maka Sumenep mulai merasa bahwa _*Kota Keris*_ sangat cocok dg situasi serta kondisi saat ini.

*Saat ini yg menjadi pertimbangan saya yaitu :*

~ Diakuinya oleh UNESCO bahwa Keris sebagai Karya Agung Budaya Dunia, 25 Nopember 2008, yg telah didiskripsikan dalam : Representative List of Humanity UNESCO (Haryoguritno, 2008)
~ adanya kajian data dari Mendikbud th 2004, jumlah pengrajin (empu) Keris sebanyak 648 pengrajin (data akhir kala itu) tersebar di Kec. Bluto, Sronggi dan Lenteng. (Sudrajat, dkk; 2013.111)
~ sejarah perjalanan Keris di Sumenep cukup panjang, sejak jaman Arya Wiraraja (1270an) ttg pertandingan Keris di Manguntur Kerajaan Gelang-gelang (Pararaton, Pupuh 516)
~ Pembuatan Keris oleh Empu Kelleng/Jokotole th 1400an, dg _jennengngan Pakanḍângan_ (Zainal Fattah; 1951)
~ Melacak perjalanan Ki Supo waktu disuruh Sunan Kalijaga untuk mencari Keris Kyai Sangkelat yg hilang dari Keraton Pajang, hingga menyisir ke Madura, di Banuaju Batang-batang punya murid yg membuat keris Banuaju, ke Pandian punya murid Ki Bromo dan membuat keris Bârâmabato, di Karangduak muridnya membuat keris Judhâghâtè, dll sbg (Unggul Sudrajat; 2017)
~ Ki Aryo Pacènan (kakak Panembahan Sumolo) yg membuat keris jennengngan Dhâlem, dll sbg.
~ Lawatan keturunan Mpu Brahma Raja ke Asta Majâpaèt Kombâng Talango 28-31 Januari 2010, bahwa Mpu Brahma Raja/Bujangga Kayumanis atau _Bujuk Jâpaèt Kombâng Talango_ adalah pande keris aliran Palongan Sronggi (Pande Made Purna Jiwa; 2010).
~ Penyematan Sumenep sebagai kota keris di dasarkan pada metode penelitian sosio-antropologi yg menggunakan model pendekatan kuantitatif sehingga dari data banyaknya pengrajin keris dibandingkan dgn kota lain yg menghasilkan / memproduksi keris, didapati hasil bahwa Sumenep bisa dikategorikan sbg kota dgn pengrajin keris terbanyak bila dibandingkan dg kabupaten/kota lain yg juga menghasilkan keris, seperti contoh : Yogyakarta 7 pengrajin, Solo 9 pengrajin, Bali 8 pengrajin dan Malang 5 pengrajin itupun orangnya mayoritas dari Sumenep.

_Sumber :_
~ Pande Made Purna Jiwa, Laporan Dharma Yatra, 2010.
~ RM Mangkudiredja & Drs Hardjana, HP, Serat Pararaton 2, 1979.
~ Unggul Sudrajat, Riwayat Industri Keris di Sumenep, 2017.
~ Unggul Sudrajat, KERIS, 2014.
~ Zainal Fattah, Madura dg hubungannya, 1951.
~ Zainal Fattah, Pengertian ttg keris di Madura, 1952.
~ Werdisastra, Babad Songennep, 1914.
~ Adi Nugroho, Blusukan ke Aengtongtong, 2016,
~ dll sbg.

Semoga bermanfaat …
_*Terima kasih*_

*bersambung …….*

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *