Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE–Akhir pekan kemarin, warga Sumenep sempat dihebohkan dengan banyaknya mobil dinas di halaman Rutan Sumenep. Sejumlah orang menyangka ada pejabat yang tengah membesuk tahanan dari kalangan PNS yang beberapa hari sebelumnya ditahan penyidik Kejari Sumenep terkait proyek pengembangan jalan di desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan menuju desa Bragung Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Usut punya usut ternyata kehadiran para Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) itu dalam rangka menemani istri mereka yang tengah menggelar pertemuan rutin paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) se-Jawa Timur, yang kebetulan dipusatkan di Pendopo Keraton Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Banyak hal menarik yang kami temukan. Dan Keraton Sumenep ini merupakan satu-satunya keraton di Madura. Ini yang menjadi pilihan kami untuk melakukan pertemuan rutin PIPAS kali ini di Kabupaten Sumenep,” terang Lindu Prabowo, Kepala Rutan Sampang, saat berbincang dengan Madura Expose di Keraton Sumenep.

Kesan yang paling menarik, lanjut Lindu, dirinya bisa mengantongi banyak pelajaran dari seluruh aset budaya maupun objek wisata yang dimiliki Kabupaten Sumenep.
“Khususnya keraton Sumenep ini, kami sangat tertarik. Dan kalau boleh kami ngasih masukan, infrastrukturnya diperbaiki, semisal perhotelan. Jangan sampai perjalanan wisatawan terganggu, pokoknya kalau bisa akses menuju tempat wisata dipermudah,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pertemuan rutin Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) se-Jawa Timur, kali ini diadakan di Bumi Keraton Sumenep sejak Jum’at kemarin. Selain Ibu-Ibu Lapas, sejumlah Kepala Lapas Jawa Timur turut serta mendampingi kegiatan tersebut karena mengaku penasaran dengan sejumlah objek wisata di Kabupaten Sumenep, Madura. Para Kalapas ini juga menyempatkan diri bermain tenis di Lapangan Tennis Sumekar. [Ferry Arbania/MaduraExpose.cm]

HotNews:  Babinsa Koramil Raas Giat Komsos Di Desa Guwa-Guwa