SUMENEP (MADURAEXPOSE.COM)- Dari pendampingan oleh pihak TNI yang mana peran aktif para Babinsa kepada para petani masih diperlukan guna memotivasi terkait pendampingan pola tanam padi, dengan harapan tingkat pertumbuhan rumpun padi nantinya bisa meningkatkan produktivitas panen.

Pada program ketahanan pangan di Sumenep Babinsa melakukan tugas pendampingan kepada petani dan kegiatan membantu petani untuk bersinergi dengan program pemerintah pusat mengenai ketahanan pangan.

Kegiatan pendampingan tersebut selalu digalakkan oleh jajaran Kodim Sumenep salah satunya yaitu Koramil 0827/12 Dasuk.
Yang mana pada saat ini anggota Serda M. Saleh Babinsa Desa Kecer sedang membantu warganya tanam padi di lahan milik Bapak Jauhari anggota kelompok tani (Poktan) “Putra Remaja” di Dusun Daja Desa Kecer Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Senin, (5/2/2018).

Menurutnya, tidak semua petani memahami dan setuju khususnya terhadap pola “jajar legowo”, tetapi berdasarkan teori ahli, sistem tersebut mampu meningkatkan produktivitas sekitar 30 persen per hektarnya. Anggota TNI bersama UPT Pertanian dan PPL berupaya mengoptimalkan lahan tersebut guna mewujudkan target ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep,” ungkap Serda Saleh.

Danramil 0827/12 Dasuk Kapten Kav. Bambang Sekti Wiyono mengatakan, kegiatan yang di lakukan anggotanya merupakan perintah langsung dari Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Inf. Budi Santosa S, Sos., untuk aktif membantu pemerintah dalam bidang swasembada pangan, salah satunya membantu dan mengawasi para petani secara langsung.

“Benar adanya lalu saat ini di wilayah Sumenep banyak petani yang melaksanakan penanaman padi sehingga seluruh Babinsa diminta untuk membantu dan bukan itu saja, selain menanam padi Babinsa juga harus mengawasi jangan sampai ada lahan atau sawah yang tidak ditanami sehingga nantinya dengan cara ini swasembada pangan yang ada di wilayah dapat tercapai,” jelas Danramil.

(sur/fer)

HotNews:  Serda Sutomo Babinsa 0827/01 Silaturahmi Dengan Perangkat Desa Pamolokan