Sumenep (Maduraexpose.com)–Setelah Ganding, Kini Giliran Desa Aengbajah Kenek terjadi kericuhan antar warga, karena menolak adanya Calon Kepala Desa (Cakades) dari luar desa yang ikut mendaftar, tepatnya di Desa Aengbaja Kenek, kecamatan Bloto, Sumenep, Madura Jawa Timur. sekitar pukul 10.00 Wib. Rabu 28 Agustus 2019.

Sebelum terjadinya bentrok warga yang menolak adanya calon dari luar desa sudah menempati Sekretariat Panitia Pendaftara Cakades sejak pagi .Namun sekitar Pukul 10.00 wib. datang segerombolan warga yang disinyalir akan melakukan pendaftaran ke sekretariat yang langsung “diintrogasi” warga lainnya yang meminta kepada sekelompok orang yang baru datang tersebut untuk memperlihatkan berkasnya.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“Segerombolan orang itu tak menggubris saat diminta berkasnya dan tetap memaksa untuk masuk ke sekretariat pendaftaran hingga terjadilah keributan,”demikian sumber yang enggan disebutkan identitasnya kepada Redaksi, Rabu 28 Agustus 2019.

Sebelumnya, puluhan warga Desa Ganding melakukan aksi demonstrasi di Sekretariat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) menolak Calon Kepala Desa (Cakades) berasal dari luar desa, Jumat, (23/08/2019) lalu.

(fer/ist).

HotNews:  Soal Aksi di Banjar Talela Sampang, Sekretaris P2KD Tuding Pedemo Tak Paham Aturan