Polisi Buru Inisial L: Pelaku Pembacokan Sadis di Lenteng Barat yang Tewaskan Petani Gadu Timur

Terbit: 29 Januari 2026 | 17:42 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com – Keheningan pagi di Dusun Gunung Malang, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, seketika pecah menjadi kepanikan luar biasa. Seorang pria paruh baya ditemukan tewas bersimbah darah setelah menjadi korban pembacokan sadis pada Kamis (29/01/2026).

Korban diidentifikasi bernama Mokhlisin (55), seorang petani asal Dusun Gunggung, Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding. Ia mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian setelah diserang secara mendadak menggunakan senjata tajam.

Detik-Detik Penyerangan: Korban Sempat Berusaha Lari

Peristiwa memilukan ini bermula sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban Mokhlisin baru saja menuntaskan aktivitas memanen jagung dan sedang dalam perjalanan pulang menuju rumahnya di Kecamatan Ganding.

Nahas, saat melintas di jalan kampung Dusun Gunung Malang, langkah korban dihentikan oleh terduga pelaku berinisial L, warga setempat. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung melayangkan serangan senjata tajam. Meski dalam kondisi terluka parah, Mokhlisin dilaporkan sempat berusaha menyelamatkan diri menuju halaman rumah warga. Namun, karena pendarahan hebat, korban akhirnya tumbang dan meninggal dunia di tempat.

Saksi mata, Hasuna (36) dan Harun (70), yang menyaksikan kengerian tersebut segera melapor ke Kepala Desa setempat yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

Identifikasi Tim Inafis dan Respon Kepolisian

Mendapat laporan tragedi tersebut, anggota Babinsa Koramil 0827/05 Lenteng bersama jajaran Polsek Lenteng dan Tim Inafis Polres Sumenep langsung melakukan sterilisasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi di jalan kampung sekitar pukul 10.30 WIB.

“Jenazah korban telah dievakuasi ke Puskesmas Lenteng sekitar pukul 12.30 WIB untuk menjalani otopsi dan pemeriksaan medis lebih lanjut,” terang AKP Widiarti dalam rilis resminya.

Motif Keluarga dan Pengejaran Pelaku

Berdasarkan penyelidikan awal, motif di balik aksi brutal ini diduga kuat dipicu oleh konflik internal keluarga. Kendati demikian, Satreskrim Polres Sumenep masih melakukan pendalaman untuk memastikan pemicu spesifik dari aksi nekat pelaku L.

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri usai kejadian. Polisi mengimbau agar pelaku segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Kini, jenazah korban telah dipulangkan ke rumah duka di Desa Gadu Timur, Ganding, setelah proses di Puskesmas selesai. Situasi di kedua desa tersebut terpantau kondusif namun dalam pengawasan ketat aparat keamanan guna mencegah potensi gesekan lanjutan.


Tim Redaksi Madura Expose Editor: Ferry Arbania

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Kodim Sumenep Serahkan Truk Operasional KDKMP, Perkuat Ekonomi Desa

Terbit: 28 April 2026 | 12:19 WIB SUMENEP – Langkah strategis ditempuh Kodim 0827/Sumenep dalam memperkuat urat nadi perekonomian perdesaan. Penyerahan satu unit truk operasional kepada Kelompok Daerah Kerja Mandiri…

Dandim Sumenep Gaspol: Jembatan Ambunten & Bedah Rumah Warga

Terbit: 26 April 2026 | 11:31 WIB SUMENEP – Komitmen TNI dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur dan pengentasan hunian tidak layak di Sumenep kian nyata. Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *