Patung Kuda Sumekar, Lambang Sumenep Nyaris Nyungsep Dihantam Angin Dan Hujan Deras

0
210
Patung Kuda Sumekar Lambang Kabupate Sumenep nyaris jatuh/Istimewa

Sumenep (MaduraExpose.com)– Angin kencang dan hujan deras yang terjadi sejak pagi hari membuat patung kuda terbang atau patung Sumekar yang selama ini dijadilan lambang Kabupaten Sumenep goyah dan nyaris terjungkal ke tanah.

Kejadian ini membuat sejumlah orang mengabadikan dalam bentuk gambar video dan foto dan dengan cepat menyebar kesejumlah media sosial diberbagai platform.

Bahkan di beberapa Grup WA ada yang menyebut pertanda buruk. Namun sebagian lain menyebutnya akan ada perubahan besar-besaran dalam kepemimpinan Sumenep kedepan.

Patung Kuda Sumekar Lambang Kabupate Sumenep nyaris jatuh/Istimewa

Nurrahmat, Salah satu tokoh masyarakat Sumenep
yang ikut mengabadikan patung Sumekar dalam posisi nungging itu justru memiliki pandangan lain.

Menurutnya,peristiwa hampir jatuhnya patung Kuda Sumekar yang terletak di Jantung Kota Sumenep itu terjadi sekitar pukul 13.oo WIB itu lebih kepada dugaan kelalaian dari Dinas terkait yang kurang memperhatikan peringatan BMKG.

“Seharusnya disaat musim penghujan tiba, para dinas terkait, terutama dinas – dinas yang membidangi bagian vital seperti Monumen (Kuda Sumekar) itu sudah harus mengecek takut terjadi hal – hal yang tidak diinginkan. Apalagi seperti yang telah disampaikan oleh pihak BMKG bahwa di Sumenep berpotensi mengalami LA NINA,” demikian Nurahmat kepada Maduraexpose.com, Sabtu malam 20 November 2021.

Pihaknya mendesak agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi Dinas terkair.

“Jadi harus diperhatikan betul, karena itu juga menyangkut keselamatan banyak orang,” tutupnya.

Sementara Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep Ir. Mohammad Jakfar, MM belum bisa dimintai keterangan apapun. [Ferry Arbania]

HotNews:  Pencapaian Hampir 40 persen, Babinsa Masalembu Dampingi Warga Vaksinasi di Puskesmas