Pasca Diadukan ke Komisi ASN, Fattah Jasin Terkesan Jaga Jarak Dengan Awak Media

0
301

Maduraexpose.com, Sumenep-Pasca diadukan Bawaslu Sumenep ke Komisi ASN beberapa waktu lalu, kehadiran Fattah Jasin dalam porsi pemberitaan media nyaris sepi dan terkesan mulai jaga jarak dengan awak media.

Sebagai Bakal Calon Bupati Sumenep,Fattah Jasin hingga saat ini masih ‘terkatung-katung’ menunggu rekomendasi dari DPP PKB. Rekom itu jelas sebagai tiket untuk maju di Bursa Pilkada serentak 2020.

Fattah Jasin yang tergeser posisinya sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim menjadi  Kepala Bakorwil Pamekasan tak lagi gaduh seperti sebelumnya.

Bahkan beberapa awak media yang mengajak ketemu Fattah Jasin dalam rentang waktu dua minggu ini belum terealisasi dengan alasan masih di Surabaya.

Terbaru, Fattah Jasin masih terkesan enggan menyanggupi bertemu wartawan dengan alasan masih ada acara di luar kantor. Namun dihari yang sama, muncul pemberitaan di salah satu media online yang bersangkutan datang ke Ponpes Annuqayah untuk menyerahkan bantuan banjir.

Fattah Jasin selaku Kepala Bakorwil Pamekasan menyerahkan bantuan Pemprov mewakili Gubernur Jatim
Khafifah Indar Parawansa, Rabu 19 Februari 2020.

Sementara terkait dengan diadukannya Fattah Jasin ke Komosi ASN, telah dijelaskan oleh bagian Koordinasi Divisi HDI dan Humas Komisioner Bawaslu Kabupaten Sumenep.

Versi Bawaslu Sumenep, Fattah Jasin yang merupakan aparatur sipil negara ( ASN ) di Pemprov Jatim dianggap melanggar netralitas ASN, karena ikut running gawe demokrasi, yakni mendaftar sebagai bakal calon bupati (Bacabup) Pilkada Sumenep 2020 melalui tiga partai, PKB, PPP, dan Partai Demokrat.

“Dokumen laporan tersebut merupakan hasil kajian, dengan temuan yang dinilai telah memenuhi unsur pelanggaran netralitas ASN”.

Penyerahan dokumen dugaan pelanggaran yang dilakukan ASN ke KASN di Jakarta pada 30 Januari 2020. Temuan dengan nomor register 001/TM/PB/Kab/16.35/1/2020

“Bawaslu Sumenep sudah merekomendasikan Fattah Jasin ke Komisi ASN,” imbuhnya.

Sebelumnya Fattah Jasin, saat berada di Kantor DPC Demokrat  Jalan Trunujoyo Sumenep mengatakan, bahwa siapapun memiliki hak untuk ikut andil dalam pesta demokrasi.

“Tidak ada izin, saya selaku warga negara memiliki hak untuk ikut dalam pesta demokrasi,” ujar pria yang karib dipanggil Gus Acing itu, sesaat setelah mendaftar Bacabup Sumenep 2020 di DPC Demokrat Sumenep, Rabu (29/1/2020) lalu. (ahi/trb/fer)

MADURA EXPOSE TV: