
SUMENEP, MaduraExpose.com – Selama ini, urusan pendidikan dan tumbuh kembang anak seolah menjadi “beban tunggal” bagi pundak seorang ibu. Ayah seringkali hanya ditempatkan sebagai mesin pencari nafkah, sementara ikatan emosional dengan anak terputus di balik alasan kesibukan. Namun, sebuah langkah provokatif baru saja diambil oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Melalui Surat Edaran (SE) Nomor 43 Tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR), Pemkab Sumenep secara tegas “memaksa” para ayah untuk kembali ke rumah dan hadir di sekolah. Ini bukan sekadar urusan formalitas administrasi, melainkan sebuah serangan balik terhadap fenomena fatherless (ketiadaan peran ayah) yang menjadi akar masalah mentalitas dan kesehatan anak, termasuk ancaman kronis stunting.
Mengapa kebijakan ini begitu krusial? Data menunjukkan bahwa anak yang tumbuh tanpa kedekatan emosional dengan ayahnya cenderung memiliki rasa percaya diri yang rendah dan rentan terjerumus dalam perilaku berisiko. Dengan mewajibkan ayah mengambil rapor langsung (dari jenjang PAUD hingga SMP), negara sedang berusaha menyambung kembali saraf emosional yang sempat putus.
Kehadiran sosok ayah di sekolah adalah sinyal kuat bagi anak bahwa mereka didukung sepenuhnya. Ini adalah intervensi psikologis yang dampaknya jauh lebih besar daripada sekadar bantuan materi.
Kita sering terjebak berpikir bahwa stunting (tengkes) hanya masalah piring yang kosong. Padahal, melalui Perbup No. 46 Tahun 2023, pemerintah telah mengingatkan bahwa pengasuhan adalah kunci konvergensi. Tanpa peran ayah, intervensi spesifik seperti pemberian vitamin dan makanan tambahan tidak akan pernah maksimal.
Pemkab Sumenep mematok target ambisius: Angka stunting harus turun hingga 10 persen pada 2025. Target ini tidak akan pernah tercapai jika para ayah masih bersikap apatis dan menganggap urusan sanitasi, gizi, dan pendidikan anak adalah “urusan domestik perempuan”.
Kini bola panas ada di tangan lintas sektor. Kades, camat, hingga aparat TNI/Polri harus memastikan gerakan GEMAR ini tidak berakhir sebagai tumpukan kertas di laci meja kantor. Sinergi ini harus menembus hingga ke tingkat keluarga yang paling pelosok.
Sudah saatnya kita berhenti menormalisasi ketidakhadiran ayah. Gerakan GEMAR adalah tamparan keras bagi ego maskulinitas yang salah kaprah. Pengasuhan adalah tugas bersama. Jika hari ini seorang ayah tidak mampu meluangkan waktu satu jam untuk mengambil rapor anaknya, jangan salahkan keadaan jika di masa depan anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang rapuh secara mental dan fisik. [*]
Red/Editor: Ferry Arbania/Nadayana Putri



![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)