Nyai Eva Buka-Bukaan Soal Dana Desa Rp 2 Triliun Lebih

Terbit: 24 Juni 2022 | 23:18 WIB

Maduraexpose.com- Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah buka-bukaan soal Dana Desa yang telah disalurkan ke Desa-Desa diseluruh Kabupaten Sumenep selama lima tahun terakhir jumlahnya sudah mencapai triliunan rupiah.

Hal itu dibeberkan Nyai Eva dalam acara Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Pendopo Agung Keraton , Sumenep, Jum’at 24 Juni 2022.

Wabup Eva berharap, dana desa triliunan yang sudah disalurkan itu diharapkan bisa memperkuat perekonomian masyarakat.

Pihaknya merinci, sejak tahun 2015 hingga 2022 ini, anggaran dana desa yang sudah digelontorkan mencapai Rp2.204.611.580.000.

Mantan Anggota dewan dari Fraksi PKB DPRD Sumenep ini merinci, pagu dana desa yang digelontorkan ke Kabupaten Sumenep yakni pada 2018 sebesar Rp278 miliar 366 juta 376 ribu, dana desa 2019 sebesar Rp338 miliar 29 juta 495 ribu, dana desa 2020 sebesar Rp337 miliar 720 juta 100 ribu dan Dana Desa (DD) 2021 sama dengan 2020.

Kemudian pagu dana desa 2022 sebesar Rp332 miliar 807 juta 461 ribu dan jumlah perolehan dana desa tertinggi 2022 adalah Desa Guluk-guluk Kecamatan Guluk-guluk sebesar Rp2 miliar 251 juta 834 ribu.

“Sedangkan perolehan dana desa terendah yakni Desa Bungin-bungin Kecamatan Dungkek sebesar Rp633 juta 458 ribu,”demikian Wabup merinci lebih detail.

Pihaknya juga menyampaikan penyaluran dana desa 2022 untuk tahap pertama sudah tersalurkan kepada 330 desa sebesar Rp79 miliar 569 juta 561 ribu 200. Sedangkan tahap kedua kepada 280 desa sebesar Rp67 miliar 429 juta 735 ribu 200 dan penyaluran tahap ketiga untuk 4 desa sebesar Rp474 juta 86 ribu.

Capaian kegiatan pembangunan itu, lanjut Nyai Eva bersumber dari dana desa 2022, di antaranya pembangunan jalan desa sepanjang 202.681,5 meter, jembatan sepanjang 91.2 meter, saluran drainase sepanjang 10.679,5 meter, irigasi 31 unit, pembangunan MCK sebanyak 29 unit, tambatan perahu 3 unit dan pembuatan penampungan air bersih sebanyak 3 unit, serta BUMDes 9 kegiatan.

Wakil nyai Eva berharap kepala desa terus mensinergikan program kegiatan desa dalam rangka memperkuat perekonomian masyarakat desa seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“BUMDes diharapkan menjadi pemicu perputaran perekonomian desa mampu menunjang kesejahteraan masyarakat. Ini harus menjadi PR bagi seluruh Kepala Desa di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. []

Editor: Ferry Arbania

  • MADURA EXPOSE

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *