MADURA EXPOSE— Berawal dari keluhan pemilik akun Indra Wahyudi, anggota DPRD Sumenep dari Partai Demokrat yang menuliskan status di wallnya pada 30 Desember 2015 kemarin. Dalam status yang dilengkapi foto pemilik akun tersebut bernada keluhan menghadapi rangkaian tugas sebagai legislator. Berikut status pemilik akun facebook dengan nama Indra Wahyudi:

“Baru tiba dsumenep belum selesai capeknya, sudah d suguhkan dg rapat bersama Timgar dan Banggar @ kantor dprd smnep”, tulisnya pada 30 Desember 2015 kemarin.

Tak ayal, status Indra ini menyedot perhatian pemilik facebook lainnya yang langsung membubuhkan komentar dibawah foto tersebut.

“Sabar pak”, tulis Ina Neng Gelis singkat.

“Ya begitulah bentuk tanggung jawab yg baik coz itu adlh kewajiban…”, komentar lain dari pemilik akun bernama KaDes BRj.

Sorotan lainnya juga ditulis pemilik akun Aji Segoro dengan komentar agak panjang bernada setengah peringatan, supaya pemilik status tidak mengeluh dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

“Tak ada istilah capek ,letih , lesu karena kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi dan golongan ,begitulah seorang negarawan yang berjiwa besar,tidak mungkin bisa tidur jika rakyat masih ada yang hidup dalam penderitaan , dan tidak bisa enak amakan jika rakyat masih ada yg kelaparan. dan merasa gelisah jika ada teman yg tidak punya uang”, tulis Aji Segoro.

Sejauh ini tak ada tanggapan dari pemilik status ini, terkait dengan komentar-komentar yang bernada kritik. Tak dinyana, seorang facebooker dengan akun Davril Oline malah melengkapi komentarnya dengan disertai unggahan gambar ketua BK DPRD dan sejumlah anggota DPRD Sumenep tengah berbeut buah duren yang sebagian sudah terbelah.

“Capek pengu”man coba yg ginian ajak”kami donk…”, sindir pemilik akun dengan nama Davril Oline.
Tangkapan layar penuh 01012016 43208#screenshot facebook
[Z42/fer]

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM