Ngeri! Jalan Penghubung Desa Campaka dan Lebeng Barat Terbelah

Terbit: 31 Desember 2022 | 23:25 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Hujan dengan intensitas tinggi hari ini menyebabkan banyaknya musibah diberbagai tempat. Salah satunya jalan penghubung di Dusun Toguh Desa Lebeng Timur Kecamatan Pasongsongan ambruk dan terjadi longsor yang sangat serius.

Lokasi terjadinya bencana tersebut yakni Jalan penghubung Desa Cempaka dan Lebeng Timur ke Prancak maupun Lebeng Barat Ambruk alias longsor.

“Adanya Intensitas hujan yang tinggi yang melanda Desa Lebeng Timur dan sekitarnya menyebabkan luapan air sungai Pal Ampal dengan arus deras sehingga mengakibatkan kerusakan parah,ambruk pada jalan perbatasan Desa Lebeng Timur dengan Desa Campaka dan merupakan akses menuju Desa Lebeng Barat dan Desa Prancak,” demikian Kasubag Humas Polres Sumenep, Madura AKP Widiarti,SH dalam keterangan tertulis yang diterima Maduraexpose.com, Sabtu tanggal 31 Desember 2022.

Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 12.30 Wib. Dalam kejadian tersebut Tidak ada korban jiwa.


Pantauan aparat dilokasi kejadian, jalan bagian kanan dan pelengsengan sepanjang 5 meter dengan kedalaman 2 meter dan jalan bagian kiri dan pelengsengan panjang 20 meter ikut ambruk.

“Upaya sementara yang telah dilakukan memberikan tanda peringatan dengan batu untuk warga agar tidak melintas.
Melakukan pengalihan jalan karena tidak dapat dilewati khususnya kendaraan roda empat,” pungkasnya. (Ferry Arbania)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *