maduraexpose.com

 


SUMENEP EXPOSE

Museum Bukan Gudang Tua: Polres Sumenep Ajak Rakyat Jaga Memori Kolektif Bangsa di Tengah Badai Digital

443
×

Museum Bukan Gudang Tua: Polres Sumenep Ajak Rakyat Jaga Memori Kolektif Bangsa di Tengah Badai Digital

Sebarkan artikel ini

Editor: Ferry Arbania

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda S.I.K., memimpin jajaran untuk menyerukan refleksi mendalam: museum bukanlah sekadar tempat menyimpan benda usang, melainkan "penjaga ingatan kolektif bangsa".

SUMENEP — Di tengah hiruk pikuk arus digital yang seringkali membuat kita lupa diri, Kepolisian Resor (Polres) Sumenep menyerukan sebuah panggilan penting. Bertepatan dengan peringatan Hari Museum Nasional 2025 (12 Oktober), Polres menegaskan bahwa pelestarian nilai sejarah dan budaya adalah tanggung jawab kolektif demi menjaga keutuhan jati diri bangsa.

 

 


 

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda S.I.K., memimpin jajaran untuk menyerukan refleksi mendalam: museum bukanlah sekadar tempat menyimpan benda usang, melainkan “penjaga ingatan kolektif bangsa”.

 

“Museum bukan sekadar tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi juga penjaga ingatan kolektif bangsa. Dari museum, kita belajar menghargai masa lalu dan menata masa depan dengan lebih bijak,” ujar AKBP Rivanda.

 

Pernyataan ini menggugah kesadaran bahwa di era banjir informasi dan perubahan yang cepat, museum berperan sebagai jangkar peradaban. Di sana, generasi muda dapat membumikan diri pada akar sejarah dan memahami proses panjang yang membentuk identitas Indonesia hari ini.

 

Ancaman Digitalisasi dan Hilangnya Jati Diri

 

Kapolres Rivanda menyoroti peran krusial masyarakat—terutama generasi Z—dalam menjaga dan menghidupkan museum. Jika kita abai, sejarah terancam hanya menjadi data digital yang hampa tanpa ruh.

 

“Kita perlu menanamkan semangat cinta budaya dan sejarah kepada generasi muda. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati sejarahnya,” lanjutnya, menekankan bahwa kehormatan sebuah bangsa diukur dari sejauh mana ia merawat warisan masa lalunya.

 

Senada, Wakapolres Sumenep, Kompol Masyhur Ade S.I.K., mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum ini untuk memperkuat rasa nasionalisme.

 

“Museum adalah ruang yang menyatukan identitas kita. Di sana tersimpan kisah perjuangan, kebanggaan, dan nilai luhur yang membentuk karakter bangsa Indonesia,” tutur Kompol Masyhur Ade.

 

Dengan semangat “Jogo Jatim” Aman, Tentrem, Manunggal, Tertib, Bahagia, Polres Sumenep berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam mendukung pelestarian sejarah di wilayah Madura.

 

Hari Museum Nasional adalah pengingat keras: Sejarah bukan tumpukan masa lalu yang mati, melainkan fondasi kokoh untuk menatap masa depan yang beradab dan berkarakter.

--------EXPOSIANA----
GAYA SAMBUTAN ACHMAD FAUZI WONGSOJUDO

 


 


---Exposiana----

---***---