Mobil INCAR Polres Sumenep, Hindari Praktek ‘Damai’ Dengan Polisi

Terbit: 12 Juni 2022 | 13:20 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com) – Mobil INCAR ( Integrated node capture attitude record ) yang di lengkapi kamera canggih beresolusi tinggi sudah aktif berkeliling di wilayah hukum Polres Sumenep Madura.

Mobil operasional INCAR tersebut merupakan sarana untuk meningkatkan implementasi penindakan lalu lintas berbasis elektronik, secara otomatis tanpa petugas bersentuhan dengan masyarakat. Mobil INCAR tersebut beroperasi dengan teknologi canggih untuk menemukan pelanggaran pengendara di jalan. Mobil INCAR tersebut dapat mendeteksi nomor polisi, lokasi pelanggaran, tanpa menggunakan sabuk pengaman hingga wajah pelanggar., selain itu, mampu menangkap gambar sejumlah pelanggaran lalu lintas seperti melawan arus, tidak menggunakan helm, melanggar rambu lalu lintas, hingga melewati batas kecepatan yang ditentukan

Para pengguna jalan yang melanggar aturan berlalulintas akan terekam selanjutnya akan mendapatkan surat tilang yang akan dikirimkan melalui jasa P.T. POS INDONESIA yang di alamatkan kerumah pemilik kendaraan bermotor

Kasi Humas Polres Sumenep Akp Widiarti S.,S.H menjelaskan “mobil INCAR Polres Sumenep dimana alat ini bisa capture pelanggaran – pelanggaran secara otomatis tanpa petugas bersentuhan dengan masyarakat dan juga menghindari praktek damai.” rute dan sasaran yang di lalui mobil incar adalah daerah yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas atau wilayah black spot. meliputi Kota Sumenep, Batuan, Lenteng, Kalianget, Saronggi, Bluto, dan Prenduan, daerah tersebut sering terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Dengan diterapkannya program mobil INCAR tersebut Polisi dan pelanggar tidak akan bertemu secara langsung di lapangan. Maka tidak akan ada lagi praktek damai antara pelanggar lalu lintas dengan petugas. Tujuan dari mobil INCAR juga mengajak masyarakat untuk selalu tertib berlalulintas. “Melindungi diri sendiri dan juga orang lain, karena kecelakaan itu berawal dari pelanggaran,” ungkap Widiarti. (Hms/fer)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *