Misteri Hilangnya Penumpang KM Sabuk Nusantara 92 di Pelabuhan Sumenep

Terbit: 6 Februari 2024 | 12:59 WIB

▶️ *KRONOLOGIS KEJADIAN *

Maduraexpose.com– Hilangnya salah satu penumpang KM Sabuk Nusantara 92 hingg saat ini masih menjadi teka-teki karena yang bersangkutan diyatakan hilang setelah beberapa penumpang lainnya melaporkan korban menghilang.

Korban diketahui bernama Samil, umur diperkirakan 17 tahun, laki-laki dengan alamat Pulau Saur Saibus Kecamatan (Pulau) Sapeken Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

Informasi resmi yang diterima Maduraexpose.com dari pihak kepolisian menyebutkan, hilangnya Samil berawal Pada hari ini Jumat tanggal 02 Februari 2024 pukul 06.18 WIB, saat KM. Sabuk Nusantara 92 bertolak dari pelabuhan Sapudi Kabupaten Sumenep tujuan Pelabuhan Kalianget Kabupaten Sumenep.

Saat itu angka arah waktu menunjukkan pukul 07.50 WIB, dimana juru mudi jaga sedang melakukan patroli keliling kapal, seorang penumpang datang melaporkan kepada juru mudi jaga, bahwasanya temannya yang bernama membawa pelampung kapal mondar-mandir di area buritan kapal.

“Kemudian juru mudi jaga tersebut melaporkan kepada perwira jaga. Setelah ada laporan tersebut, perwira jaga melapor kepada Nakhoda”. Kata AKP Widiarti,SH Kasi Humas Polres Sumenep mengirimkan keterangan berdasarkan laporan kejadian yang diminta media ini, Senin kemarin dan diunggah hari ini, Selasa 06 Februari 2024.

Selanjutnya, lanjut AKP Widiarti,SH, Nakhoda KM Sabuk Nusantara 92 memanggil tiga orang penumpang yang melihat penumpang bernama Samil yang membawa pelampung tersebut keanjungan kapal untuk diminta keterangannya.

“Sekaligus sebagai saksi terkait dengan penumpang yang membawa pelampung tersebut.” Imbuhnya.

AKP Widi menceritakan, berdasarkan informasi dari ketiga penumpang yang dipanggil keanjungan kapal, mereka melihat temannya yang bernama Samil membawa pelampung tersebut mondar-mandir diarea buritan sekitar Pukul 01.00 WIB dinihari.

“ Nakhoda mengambil langkah untuk melakukan pengecekan CCTV dari pukul 01.00 WIB, dan pukul 02.33 WIB penumpang bernama Samil tersebut ditemukan mengambil lifebuoy atau pelampung kiri buritan kapal,” imbhunya.

Setelah itu Samil, melempar pelampung kiri buritan kapal dan melemparnya kelaut. Selanjutnya pada pukul 02.37 WIB, Samil mengambil pelampung kedua dari kanan buritan kapal untuk dipakai terjun kelaut, tepatnya pada pukul 02.40 WIB.

“ Data dari CCTV, pada pukul 01.00 WIB sampai dengan kejadian tersebut kapal berada dalam perjalanan dari perairan Kangean tujuan pelabuhan Sapudi.” Imbuh AKP Widiarti kepada media ini.

Keberadaan korban masih misterius karena pihak ‘berwenang’ terlambat mendapatkan informasi dari saksi-saksi, termasuk lokasi kejadian sudah terlalu jauh.

“Serta kepastian dari CCTV, maka Nakhoda melanjutkan perjalanan kepelabuhan terdekat Kalianget untuk dilaporkan ke Syahbandar Kalianget,” ujarnya menambahkan.

Mendapat laporan itu, pihak Nakhoda melaporkan kejadian tersebut ke KSOP Kalianget, KSOP Sapeken, KSOP Sapudi, KSOP Kangean, PT Pelayaran Nasional Indonesia ( Kantor Cabang PT.Pelni Surabaya, dan Pimpinan DPA PT. Pelni Pusat Jakarta.

Dari laporan yang masuk ke pihak Humas Polres Sumenep, ditemukan sejumlah informasi tambahan berupa Foto KTP pelapor terlampir, Foto posisi pelampung yang diambil terlampir.

Kemudian Koordinat kejadian loncatan tersebut berada di sekitar perairan Pulau Talango Air dan Talango Tengah Kecamatan Raas, Foto rekaman CCTV (Terlampir) dan Manifes penumpang dan saksi – saksi (terlampir).

“ Kasus ini ditangani Ditpolairud Polda Jatim BKO Polres Sumenep, Satpolairud Polres Sumenep dibackup Subdit Patroliairud/Gakkum Ditpolairud Polda Jatim. Korban belum ditemukan.” Tutup AKP Widiarti,SH. [Ferry Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *