Misteri Hilangnya Bocah 8 Tahun di Sumenep, Anjing Pelacak K9 Polda Jatim Temukan Bau Samaran

Terbit: 28 Maret 2022 | 21:07 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)- Pencarian terhadap korban hanyut di Sungat Batas Desa Kenundadap Barat dengan Desa Kebundadap Timur , Kecamatan Saronggi, Sumenep hingga hari ini belum membuahkan hasil.

Tak tanggung-tanggung, Tim Gabungan Polres dalam pencarian kali ini melkbatkan Unit Satwa (K9) Polda Jatim, Senin 28 Maret 2022.

Pencarian dimulai Pukul 14.00 Wib. Namun jasad korban atas nama Fidya Talitatus Shofiyah (8) Dusun Panggulan Rt. 05 Rw. 02 Desa Kebundadap Timur Kecamatan Saronggi itu tetap nihil.

Adapun pelaksanaan pencarian oleh Unit Satwa ( K9 ) Polda Jatim diantaranya melakukan pelacakan dengan menelusuri titik pertama kejadian atau di Hulu Sungai Batas Desa menyisir sepanjang sungai sampai dengan Hilir Sungai Batas Desa Kebundadap Barat dengan Desa Kebundadap Timur ( Dermaga / Anjungan Perahu Rakyat dekat / belakang Asta Nyadar ) yang terhubung dengan Muara Sungai Saroka ( Sungai Besar ).

Panjang sungai yang dilakukan pelacakan atau penyisiran berjarak kurang lebih 900 Meter.

Lokasi sasaran pencarian menggunakan K9 di Sungai tersebut berdasarkan dugaan atau kecurigaan masyarakat sehubungan dimungkinkan Korban diperkirakan tidak sampai hanyut ke Laut.

“Perkiraan (korban) masih berada disepanjang aliran sungai tersebut yang masih banyak tumpukkan sampah campur lumpur,” ujar AKP Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumenep, Senin 28 Maret 2022.

Masih menurut AKP Widiarti, dalam pelacakan pada titik tumpukan sampah bercampur lumpur itu, sangat dekat Jembatan Asta Nyadar atau sebelum masuk gorong – gorong yang mengarah ke sungai.

“Sempat dilakukan penggalian secara manual oleh masyarakat sehubungan Anjing Pelacak menunjukkan kegiatan penciuman dan mengali – gali tumpukan namun tanpa menggonggong. Korban tidak diketemukan dan dimungkinkan bau yang duendus adalah bau samaran,” inbuhnya.


Pencarian dihentikan sementara karena sampai dengan pukul 17.00 Wib masih belum ditemukan tanda – tanda keberadaan jasad Korban dilokasi tersebut. (*)

Sumber: Madura Expose
Editor: Ferry Arbania

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *