Scroll untuk baca artikel
Expose UtamaKepastian Hukum

Mengungkap Mafia Beras Oplosan Sumenep, KONTRA’SM Ingatkan Polres Soal ‘Equality Before The Law’

Avatar photo
59
×

Mengungkap Mafia Beras Oplosan Sumenep, KONTRA’SM Ingatkan Polres Soal ‘Equality Before The Law’

Sebarkan artikel ini

MADURA EXPOSE. Direktur KONTRA’SM (Komisi Perlindungan hukum & Pembelaan Hak-2 Rakyat), Zamrud Khan, SH mengapresiasi kinerja Polres Sumenep yang telah menetapkan salah satu tersangka beras oplosan berinisial LA yang diduga pelaku sekaligus pemilik gudang yang terjaring operarsi Tangkap Tangan (OTT) beberapa waktu lalu.

“Secara Prinsip kita Mendukung Upaya yang dilakukan oleh Polres dalam Rangka Mengungkap Hasil OTT Beras yang sudah menjadi Barang Bukti tersebut. Tetapi Ingat, bahwa dalam Hukum ada Asas Equality Before The Law, adanya persamaan di hadapan HUkum,” demikian Zamrud Khan, SH direktur KONTRA’SM dalam rilisnya yang diterima Policeline.co (MaduraExpose.com Network), Sabtu
4 April 2020.

Zamrud melanjutkan, berdasarkan Pasal 27 Ayat 1 UUD 1945, semua Warga Negara bersamaan Kedudukannya di dalam hukum. Oleh karenanya lanjut adik kandung Azam Khan lawyer ini, setiap orang yang dinyatakan ‘tersangka’ belum tentu Bersalah.

“Polres dalam hal ini memiliki semangat memberantas Mafia Beras perlu didukung oleh semua pihak.
Akan tetapi jangan lupa lalu peran Penyidik,harus mengedepankan adanya Ultimum Remedium. Ini juga tidak Fair,” tandasnya.

Demi tegaknya hukum dan azas keadilan, pihaknya mendesak pihak penyidik untuk lebih transparan.

“Mangkanya diungkap saja, siapa saja jaringannya tersangka LA sehinggah menjadi terang benderang. Dan ini sangat membantu rakyat atau asyarakat agar tidak terpapar beras yang tidak sehat. Jika ini terbukti demikian,” tegas Zamrud Khan.

Pihaknya juga menyinggung peran kuasa hukum tersangka yang diberi kewenangan oleh perundang-undangan dalam rangka membela kliennya.

------------------------