Mendebarkan! Seminar Proposal Skripsi Mahasiswa STIDAR Sumenep Gelombang Pertama Tahun Akademik 2021/2022

0
139
K.Ainul Yaqin tim penguji foto bareng dengan Ketua Sidang KH Sahli Hamid dan sejumlah Peserta Seminar Proposal Skripsi Mahasiswa STIDAR Sumenep Gelombang Pertama Tahun Akademik 2021/2022

Sumenep (Maduraexpose.com)-Sebanyak 21 mahasiswa dari dua program studi PMI dan BKI Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Iman (STIDAR) Gadu Barat Ganding Sumenep hari ini 15/01/2022 mengikuti “Seminar Proposal Gelombang Pertama” di Gedung Lantai 2 Green Campus STIDAR yang diuji oleh jajaran dosen penguji.

Kegiatan ini sebagai rangkaian akhir tugas wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa semester akhir untuk persyaratan memperoleh gelar sarjana bidang sosial sesuai dengan konsentrasi masing-masing sebagai akuntabilitas publik akademik.

Salahsatu ketua sidang K. Sahli Hamid sekaligus penguji mengatakan bahwa proposal skripsi merupakan kerangka bangunan karya yang akan menentukan baik tidaknya hasil sebuah tulisan. “Saya berharap agar mahasiswa serius dalam mengikuti arahan dan masukan dari pembimbing dan penguji serta mempertanggung jawabkannya secara ilmiah sehingga hasilnya maksimal. Bahkan nanti bisa diterbitkan menjadi buku” terangnya mengakhiri sidang proposal.

Tim penguji swa foto bersama sejumlah peserta Seminar Proposal Skripsi Mahasiswa STIDAR Sumenep

Sekedar diketahui bahwa dewan penguji antara lain : K. Sahli Hamid, K. Junaidi, K. Ainul Yaqin, Bapak Khamsil Laili, Bapak Lailul Ilham, Bapak Abdussalam, Bapak Ainurrahman, dan Bapak Fathorrahman.

Sedangkan peserta sidang seminar terdiri dari 21 orang yang dibagi menjadi 4 ruang antara lain :
1. Moh. Rodi
2. Moh. Ghalib BF.
3. Jailani
4. Baidawi
5. Habibullah
6. Tola’ aini
7. Moh. Unis
8. Arif rahman hakim
9. Imam rasyidi
10. Nur iwan
11. Abdul hayyi
12. Abd. Hayyi GT
13. Moh. Syakur
14. Fahmi fathurrohman
15. Aisyah
16. Shofiyati
17. Fathol Bari
18. Abd hayyi GB
19. Aniyatin
20. Syafiuddin
21. Syari’ah

Semua peserta tersebut dinyatakan lulus dengan beberapa perbaikan atau revisi yang harus disetor paling lambat tujuh hari setelah seminar untuk mendapatkan rekomendasi pengesahan dari tim penguji. (Ferry Arbania)