
SUMENEP – Wajah Taman Bunga Potre Koneng, jantung kota Sumenep, seolah mencerminkan ambiguitas pemerintahnya. Sebuah proyek kecil namun penting, pembangunan tugu keris yang dirancang untuk mempercantik area publik, hingga kini tak kunjung dikerjakan. Padahal, dana sebesar Rp96.392.400 sudah disiapkan, dan perencanaan pun sudah rampung sejak lama.
Alasan Klasik: ‘Penunjukan Rekanan Terhambat’
Proyek ini seharusnya menjadi pengganti tugu kuda terbang yang sudah rusak dimakan usia. Namun, Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, Moh. Hasinuddin Firdaus, beralasan prosesnya terhambat. Ia berdalih, “Memang belum dikerjakan karena rekanannya belum ditunjuk. Saat itu mau proses penunjukan, tapi Pak Kadis sakit.”
Dalih ini terdengar kurang profesional. Dengan anggaran yang sudah dialokasikan dan perencanaan yang matang, seharusnya proses penunjukan rekanan bisa berjalan lebih cepat. Keterlambatan ini menunjukkan kurangnya urgensi dan tata kelola yang lemah dalam tubuh birokrasi, seolah-olah satu orang bisa menghentikan seluruh proses penting.
Menunggu Keputusan yang Tak Kunjung Datang
Hasinuddin menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan dari Plh Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni, terkait penunjukan rekanan. Pernyataan ini menegaskan bahwa proyek ini, yang seharusnya sudah selesai, kini berada dalam posisi limbo. Publik bertanya-tanya, seberapa sulitkah menunjuk seorang rekanan untuk proyek yang anggarannya sudah tersedia?
Jika tujuannya benar-benar untuk “memperindah taman bunga” dan “sesuai dengan ikon kota,” maka seharusnya ada tindakan nyata yang lebih cepat. Jangan biarkan alasan birokratis yang berlarut-larut menjadi kambing hitam atas proyek yang terbengkalai.
Keterlambatan ini bukan hanya soal tugu yang tak kunjung berdiri, melainkan juga soal kredibilitas pemerintah daerah dalam mengelola proyek kecil. Alih-alih mempercantik kota, proyek ini justru menjadi simbol kemandekan birokrasi di Kabupaten Sumenep.
[ali/gim/dbs]

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)