Main Drone di Arab Saudi Wajib Bayar Rp1 Juta

Terbit: 15 Januari 2019 | 13:57 WIB

MaduraExpose.com–Arab Saudi menetapkan biaya izin drone rekreasi sebesar 250 Saudi Riyal atau hampir Rp1 juta. Keputusan itu dikeluarkan Otoritas Umum untuk Penerbangan Sipil (GACA).

Keputusan itu penting setelah sempat muncul kebingungan legalitas perangkat drone.

Selain membayar Rp940 ribu, pengguna drone rekreasi perlu mendaftarkan kartu identitas nasional atau iqama, dan pembuatan serta nomor seri drone.

Sementara itu, dikabarkan Arab News, izin drone komersial akan dikenai biaya izin sebesar 500 Saudi Riyal, setara Rp1,8 juta. Selain itu, pelamar izin juga harus menyertakan kursus pelatihan GACA.

GACA mengumumkan, warga Saudi yang ingin mengimpor drone diminta untuk mendaftarkan nomor seri di laman resmi GACA.

” Jika drone terdaftar, Bea Cukai Saudi akan mengizinkan masuk, tidak ada masalah,” ujar GACA.

Banyak Kebingunan Soal Izin Drone

Keputusan ini diapresiasi penggemar dan operator drone komersial. Sebab, selama ini para operator drone komersial kerap menghadapi penyelidikan dan penahanan seandainya tertangkap.

Pengalaman tak menyenangkan juga dialami para wartawan asing dan pembuat film yang dilarang membawa drone ke Saudi, kecuali telah diizinkan Kementerian Komunikasi dan Informatika Arab Saudi.

“Selalu ada banyak kebingungan tentang izin drone,” kata pembuat film Saudi, Seif.

Sistem perizinan ini mengakhiri peredaran drone di pasar gelap yang dijual dengan harga tinggi.(Sah/Dream)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Ganas di Berita, Tapi Begini Gaya Bos Madura Expose Taklukkan 5 Kepiting Gede!

Terbit: 3 April 2026 | 20:41 WIB SUMENEP – Dunia jurnalistik investigasi seringkali identik dengan ketegangan dan tumpukan dokumen kasus yang menguras energi. Namun, bagi Redaktur MaduraExpose.com, laut utara di…

Ekonomi Panggung: Menakar Perputaran Uang di Balik Industri Hiburan Rakyat Sumenep

Terbit: 17 Maret 2026 | 19:19 WIB “Dinamika hiburan panggung di masa lalu sering kali terjebak pada sisi luar yang bersifat artifisial. Namun, seiring dengan kedewasaan publik dalam mengonsumsi konten,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *