MADURA EXPOSE–Ketua Gerakan Anti Korupsi Indonesia (GAKI), Ach. Farid Azziyadi menyampaikan kemarahan para PKL Taman Bunga yang saat ini merasa terbuang di Area Lapangan Giling Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Menurutnya, dalam waktu dekat, ratusan PKL akan membuka semua janji-janji Wakil Bupati (Wabup) Achmad Fauzi, yang dinilai tidak sesuai.

“Ratusan PKL akan membongkar seluruh janji-janji Wabup yang menurut teman-teman PKL hanyalah kebohongan dan terkesan sombong. Harusnya, pemimpin itu mampu bersikap bijak dan melindungi rakyatnya. Bukan malah sebaliknya terkesan menggunakan kekuasaannya secara membabi buta,” ujar Ach.Farid Azziyadi, kuasa PKL Paguyuban Taman Bunga Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jum’at (05/08/2016).

Farid juga menagih janji Komisi II DPRD Sumenep yang akan memanggil Tim Relokasi PKL. Namun hingga hari ini, keseriusan anggota dewan dari Dapil I, wailayah kota masih dipertanyakan.

“Ada salah satu anggota dewan dari Dapil I yang kebetulan di Komisi II, sempat bilang akan memanggil Tim Relokasi PKL pada hari Kamis kemarin. Tapi ternyata tidak terbukti. Malah muncul isu PKL akan menduduki Taman Adipura pada malam harinya,” imbuhnya.

Jebolan PMII Pamekasan ini mendesak anggota dewan di Komisi II benar-benar serius mengawal kepentingan PKL yang sudah lebih sebulan menderita akibat relokasi tanpa konsep jelas.

“Kami tidak main-main dalam mengawal nasib PKL ini. Kami juga akan melaporkan Wabup ke Pimpinan Partai PDI Perjuangan supaya mengevaluasi. Karena hingga detik ini. Kami masih yakin, partai besutan Bu Mega itu lebih membela kepentingan rakyat ketimbang kadernya yang bersikap sebaliknya. Lihat saja tanggal mainnya,” pungkasnya. [Aas/Awi/Ferry]

HotNews:  RUU HIP Bisa Gerus Peluang Menang PDI P Pada Pilkada 2020