Lomba Big Book ala Nia Kurnia, Pacu Kreativitas Guru PAUD Jadi Peletak Pondasi Bangsa

Terbit: 29 September 2025 | 23:55 WIB

SUMENEP – Komitmen untuk membangun pondasi pendidikan di Kabupaten Sumenep diperkuat melalui sinergi antara Tim Penggerak (TP) PKK dan Dinas Pendidikan (Diknas).

 

Kedua lembaga ini memprakarsai Lomba pembuatan media pembelajaran Big Book bagi para pendidik PAUD se-Kecamatan daratan, yang akan digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara pada Selasa (30/09/2025).

 

 

Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, yang juga dikenal sebagai Bunda PAUD, Nia Kurnia Fauzi, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah investasi strategis untuk masa depan generasi.

 

 

“Kegiatan ini bertujuan agar guru PAUD menghasilkan karya Big Book sebagai media pembelajaran interaktif bagi anak-anak usia dini,” ujar Nia, Senin (29/09/2025).

 

Big Book: Pintu Masuk Imajinasi dan Minat Baca

 

Nia Kurnia Fauzi menyoroti peran sentral guru PAUD sebagai peletak pondasi generasi bangsa. Menurutnya, inovasi di dunia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tidak bisa ditawar lagi.

 

 

Big Book—buku berukuran besar yang menarik secara visual—dinilai sebagai sarana paling efektif untuk menumbuhkan minat baca dan daya imajinasi anak. Buku ini bukan hanya alat belajar, tetapi “pintu masuk yang dapat membuka imajinasi dan memperluas wawasan anak sejak dini.”

 

 

Lomba ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi para guru PAUD yang bekerja keras di tengah berbagai keterbatasan. Nia menegaskan bahwa semangat untuk terus melahirkan metode belajar baru, yang lebih dekat dengan dunia anak, adalah hadiah yang lebih utama dari sekadar uang pembinaan atau piala.

 

 

Sinergi Lintas Sektor Menggerakkan Literasi

 

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Diknas Sumenep, Lisa Bertha Soetedjo, SE, M.Ak, mengonfirmasi tingginya antusiasme terhadap lomba ini.

 

“Terbukti dari data sementara hingga H-1 hari ini sudah ada 85 peserta yang mendaftar. Dan ini bisa bertambah,” ungkap Lisa.

 

 

Keterlibatan aktif TP PKK dianggap Lisa sebagai faktor krusial dalam menghidupkan semangat literasi sejak dini, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

 

Sinergi ini menunjukkan bahwa kemajuan pendidikan adalah tanggung jawab kolektif yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan.

PKK bersama Diknas Sumenep bertekad hadir sebagai mitra yang siap mendampingi para guru di setiap langkah inovasi.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *