Rumah Bu Fatimah, Warga Dusun Pabian,Kecamatan Kota Sumenep terkunci dari luar. [Dok.MaduraExpose.com]

MADURA EXPOSE– Berawal dari suara lirih seperti orang sekarat, tiba-tiba sejumlah orang berkerumun di sebuah rumah tua dekat kali di Dusun Satelit, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur sekitar pukul 02.19 WIB dini hari, Rabu (13/07/2016).

Setelah di dekati, ternyata kodisi rumah tersebut dalam keadaan terkunci dari luar dengan sebuah gembok kecil berwarna hitam. Beberapa warga yang di dampingi aparat desa mencoba menengok dari jendela karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap penghuni rumah tersebut.

Menurut keterangan Kepala Dusun (Kadus) Satelit, penghuni rumah tersebut sudah berusia sekitar 80 tahun dan sudah bertahun-tahun tinggal sebatang kara.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“Pemilik rumah namanya Bu Fatimah Mas. Beliau sudah berumur sekitar 80 tahun lebih dan sudah bertahun-tahun tinggal sebatang kara. Dulu beliau sering nonton telivisi dirumah kami, tapi sekarang orangnya tidak mampu berjalan. Sedang anaknya tinggal bersama istrinya di Kalianget,” terang H.Imam Muchlis, Kepala Dusun Satelit, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (13/07/2016).

Beberapa keluarga dekat Bu Fatimah yang dihubungi MaduraExpose.Com mengaku sangat prihatin dengan kondisi nenek malang tersebut. Apalagi kondisi rumahnya sudah reot dan sangat mengkhawatirkan bagi keselamatan nenek tersebut yang tinggal seorang diri didalam rumah.

“Kami heran tak ada perhatian dari pemerintah daerah. Padahal rumahnya nenek Fatimah sudah sangat mengkhawatirkan bagi keselamatan penghuninya. Beliau tinggal sebatang kara karena anaknya tinggal bersama istrinya di Kalianget,”ujar salah satu famili Nenek Fatimah sambil meminta Maduraexpose.com merahasiakan identitas nara sumber. [ferry]

HotNews:  Tak Hanya Media, Warga Biasapun Jadi "Korban" Nyinyir Wakil Ketua DPRD Sumenep,Kemana Soengkono?