Koalisi PKB – PDIP Di Pilkada Sumenep 2024 Masih Suram

Terbit: 30 Mei 2022 | 15:32 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)- Kemungkinan terjadinya koalisi kembali antara PKB dengan PDIP dalam Pilkada Sumenep tampaknya akan masih buram setelah pasangan calon Achmad Fauzi-Dewi Khalifah yang diusung koalisi PDIP mengalahkan Pasangan Calon Fattah Jasin- Ali Fikri pada Pilkada Sumenep 2020 silam.

Seperti diketahui, Fattah Jasin-Ali Fikri pada Pilkada Sumenep 2020 didukung oleh kekuatan koalisi parpol yang cukup besar,yaitu partai Golkar, PKB, PPP, Demokrat, NasDem dan Hanura.

Sedangkan Paslon Achmad Fauzi -Dewi Khalifah hanya diusung 4 parpol koalisi,yaitu PDI Perjuangan, PAN, Gerindra, PKS dan PBB.

Sejumlah pihak mengaku sulit mempertemukan kembali PDIP dengan PKB dalam koalisi Pilkada 2024.

“Sepertinya sinyal koalisi PKB dengan PDIP sulit diharapkan dalam waktu dekat. ibarat panggunga pertunjukkan, sekarang momentum itu milik PDIP setelah memenangkan Pilkada Sumenep 2020 lalu,” ujar Tedi Muhtady, Fungsionaris dari Forum Sumekar Network, Senin 30 Mei 2020.

Sementara Achmad Fauzi,SH,MH dikonfirmasi hal tersebut mengakui adanya perbedaan perspektif di masing-masing parpol. Apalagi soal penentuan calon kepala daerah itu diatur oleh DPP.

“Target kita bukan siapa yang akan menjadi lawan dalam Pilkada Sumenep 20224, target PDIP Sumenep adalah memenangkan suara rakyat.Artinya, saya menangpun karena dipilih oleh rakyat,bukan ditentukan oleh lawan parpol.Dan yang paling penting saat ini, kami terus memganbdi dan melayani seluruh kepentingan masyarakat Sumenep,’ ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep yang saat ini menjabat sebagai Bupati hasil Pilkada Sumenep 2020 lalu. (Ferry Arbania)

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *