Kisruh Tabung LPG Oplosan

0
649
Ilustrasi tabung elpiji 3 kg (istimewa)

Maduraexpose.com- Kurang lebih dua minggu paska ledakan tabung gas yang terjadi di Pangkalan LPG di Jalan Said Umar Kelurahan STDI Kecamatan Dumai Barat, hingga saat ini polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap 2 saksi. dan rencananya petugas akan mendatangkan ahli BP mingas guna memastikan adanya dugaan pengoplosan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada pemanggilan pertama yang dilayangkan pihak Kepolisian Resort Dumai guna dilakukan pemeriksaan terhadap istri korban pada Jum’at (4/9) namun saksi belum bisa memenuhi panggilan tersebut, dimana pemeriksaan pun ditunda hingga Sabtu (5/9).

Kapolres Dumai AKBP Suwoyo SIK MSi melalui Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Harfio Zaki SH SIK mengatakan, hingga Saat ini (Selasa,red) pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi yakni istri korban dan tetangganya.

“Setelah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi, rencananya kita akan melakukan pemeriksaan saksi lainnya. Dimana jumlah saksi yang akan kita periksa dalam kasus ini berjumlah 3 orang,”ujar AKP Zaki.

Ditambah Mantan Kasat Reskrim Polres Kampar ini, untuk penyelidikan lebih lanjut atas adanya dugaan pengoplosan yang berlangsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pihaknya berencana mendapatangkan ahlinya.

“Untuk pemeriksaan sampai kearah pengoplosan kita masih melakukan penyelidikan, dimana kita masih menunggu kedatangan tim ahli BP Mingas. dimana sebelumnya kita sudah melayangkan surat ke pihak BP Mingas Pusat,”tambahnya.

Selain itu, dalam mengungkap kasus ledakan tabung gas LPG tersebut pihaknya telah menyita 164 tabung gas ukuran 12 Kg dan 132 tabung ukuran 3 Kg. dan untuk kasus ini menjadi prioritas pihaknya,tutup AKP Zaki.

(Agung/Xnewss)