Kisruh PPK, Ketua KPU ‘Nantang’ Carok Pendemo

0
733
Komisioner KPU Kab Sumenep didampingi Ketua Komisi I DPRD saat audiens dengan pengunjuk rasa di Aula KPUD setempat, Jl. Asta Tinggi, Kebun Agung Kota Sumenep. (Foto: Ferry Arbania/MaduraExpose.com)

Sumenep, MaduraExpose.com- Sejumlah aktivis yang menamakan diri “Selamatakan Pilkada Sumenep dari Mafia Penyelenggara Pemilukada” sengaja turun jalan melakukan aksi unjuk rasa ke Gedung DPRD dan Kantor KPU Kab Sumenep, Kamis 28 Mei 2015.

Para aktivisini menuntut penyelenggara Pemilu Kepala Daerah agar menjaga integritas, netralitas dan kemandirian PPK dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Namun yang terjadi, versi pengunjuk rasa, di KPUD Kabupaten sumenep diduga meloloskan calon PPK yang masih tergolong sebagai orang partai.

Bambang Hermanto, Korlap aksi menuding KPUD Sumenep tidak serius, asal-asalan dan tidak profesional dalam memverifikasi dan melakukan seleksi adninistratif.

“Padahal verifikasi data personal calon PPK merupakan tahapan awal yang semestinya mendapat perhatian serius. Parahnya lagi, calon PPK tersebut bahkan lolos menjadi PPK dan dilantik”, demikian Bambang Hermanto, Korlap aksi menuliskan dalam selebaran diselembar kertas putih yang digandakan.

Menariknya, sejumlah aktivis ini malah mendapat ‘tawaran’ carok dari Warist,S.Sos ketua KPU Kab Sumenep saat audiensi dengan para demonstran, bertampat di Aula penyelenggara Pemilukada setempat.

“Saya berjalan apa adanya.Jhe’ sakengah acarok olle, ngok acarokkah (andai dibolehkan, mending carok saja)”, ujar Warist, Ketua KPUD Sumenep didepan peserta audiensi yang terdiri dari berbagai lapisan, termasuk pendemo, aparat kepolisian, anggota DPRD dan Awak Media.

Warist dengan nada emosi juga bilang, bahwa dirinya tidak akan patuh pada siapapun dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara Pemilukada, kecuali terhadap aturan PKPU.

“Anda memaksa misalnya dan pengadilan meminta, (baru) kami berikan. Bukan kami idak menghargai Anda, tapi kami meghargai PKPU”, tandasnya dengana penuh emosi.

(ferry)