Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Zamrud Khan, Ketua Divisi Pelanggaran dan Penegakan Panwaslih Kabupaten Sumenep, saat di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta (Dok.Pribadi)

Sumenep (Madura Expose)— Tak mau main-main dengan laporan dugaan kecurangan Pilkada Sumenep 9 Desember 2015 lalu, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) langsung memanfaatkan waktu sebaik mungkin dengan melakukan klarifikasi terhadap 15 saksi dari pasangan calon Zainal Abidin-Dewi Khalifah (ZA-EVA) pada Rabu (16/12/) kemarin.

“Panwaslih telah menindak lanjuti laporan tim pemenangan ZA-EVA dengan melakukan klarifikasi sejumlah saksi”, terang Zamrud Khan, Divisi pelaggaran dan penindakan Panwaslih Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pihaknya berjanji untuk terus menindak lanjuti laporan dugaan pelanggaran tersebut hingga tuntas.
Adapun jumlah saksi yang sudah dimintai keterangan oleh pihak Panwaslih Sumenep dibenarkan oleh Hamid, Tim Pemenangan Paslon nomor urut 2.

Hal itu, lanjutnya, berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pilkada yang terjadi di 9 Kecamatan, yakni Masalembu, Lenteng, Guluk-Guluk, Talango, Kangayan, Sapeken, Giligenting dan Pulau Arjasa.

Untuk diketahui, pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Sumenep tahun ini, hanya diikuti oleh dua paslon, yaitu paslon nomor urut 1 Busyro Karim-Achmad Fauzi dan paslon nomor urut 2, Zainal Abidin-Dewi Khalifah.
[J88/b@r]