Ketua DPC PPP Sumenep Mulai Teropong Pejuang Terbaik Menghadapi Pileg 2024

Terbit: 14 Juli 2022 | 16:27 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Dibawah kepemimpinan KH Ali Fikri Warits atau Ra Fikri keberadaan partai berlambang Ka’bah ini mulai memperlihatkan eksistensinya sebagai partai yang dikenal dengan tagline Rumah Besar Umat Islam.

Khusus menghadapi Pileg 2024, Ra Fikri dalam sebuah kesempatan sebelumnya menargetkan lebih dari 7 kursi seperti jumlah legislator yang saat ini mewakili Fraksi PPP DPRD Sumenep untuk priode 2019-2024.

Disinggung soal kesiapan tokoh terbaik yang disiapkan menjadi Calon Legislatif PPP pada Pileg 2024 mendatang, pihaknya mengaku secara formalitas belum.

“Kami belum buka desk pileg secara resmi. Baru meneropong berbagai potensi pejuang pendulang suara dengan melibatkan struktur partai hingga tingkat PAC,” ujar Ra Fikri Ketua DPC PPP Sumenep melalui pesan WhastApp yang diterima Maduraexpose.com kemarin.

Untuk diketahui, KH.Ali Fikri terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Sumenep setelah DPP PPP mengeluarkan Surat Keputusan (SK) nomor 0431/SK/DPP/C/I/2022 tentang Pengesahan Susunan Kepengurusan DPC PPP Kabupaten Sumenep, tertanggal 26 Januari 2022. (Ferry Arbania)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

    Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

    Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

    Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *