MADURAEXPOSE.COM–Hingga detik ini besaran anggaran untuk seluruh tahapan Pilkada Pamekasan 2018 putaran pertama belum mencapai titik final. Itu terjadi karena pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat belum menyerahkan jadwal tahapan yang dibutuhkan oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

“Besaran anggaran yang akan ditetapkan dalam Pilkada Pamekasan 2018 belum final, karena sampai hari ini KPU belum menyerahkan jadwalnya”, ujar Taufikurrahman, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur saat dikonfirmasi Redaksi MaduraExpose.com diruang kerjanya, Rabu 12 April 2017.

Pejabat asal Sumenep ini menambahkan, dengan melihat kasda yang riil tahun ini, diakuinya sulit untuk menyokong anggaran Pilkada sesuai kebutuhan dengan jumlah nominal sedikitnya Rp 50 miliar.

“Maka opsi yang kami lakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan anggaran Pilkada itu, dengan menggunakan dana reguler APBD 2018. Sedangkan kemampuan kas daerah saat ini hanya sebesar Rp 27,3 miliar,” imbuhnya.

Dijelaskan Taufik, anggaran sebesar Rp 33,5 miliar tersebut akan dipergunakan KPU Kab Pamekasan untuk kegiatan tahap pertama. Sedangkan keputusan final anggaran yang disepakati akan ditentukan pada bulan September.

“Karena pihak KPU belum menyetorkan jadwal tahapan Pilkada putaran pertama, maka penyelesaian final diputuskan dengan deadline bulan September mendatang,” puangkasnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Kab. Pamekasan Muhamad Hamzah, kepada awak media membeberkan besaran dana yang harus dianggarkan dalam Pilkada 2018 mencapai Rp 33,5 Miliar dengan rincian, Rp 27,3 miliar diambil dari APBD Pamekasan 2017 dan sisanya sebesar Rp 6,2 M dari APBD Pamekasan tahun 2018 mendatang.

“Anggaran sebesar Rp 33,5 miliar itu tidak termasuk biaya pengamanan Pilkada loh. Itu hanya untuk belanja kebutuhan pengadaan logistik dan distribusinya keseluruh TPS,” timpalnya menjelaskan. [Ferry]


loading...