
Sumenep (Maduraexpose.com)– Aktivis Gerakan Pemuda Peduli Sumenep (GPPS)Â terus mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep agar tak main-main dalam mengungkap fakta dibalik mencuatnya kasus dugaaan video mesum mirip Anggota dewan tersebut.
“Menindak lanjuti hasil audiensi GPPS dgn BK DPRD Sumenep pada tanggal 20 September 2021, terkait beredarnya video yang diduga mirip anggota DPRD Sumenep. Padahal Kami siap bantu kerja BK dalam menggungkap fakta-fakta yang sebenarnya,” ujar Ardhiyanta Alzi Chandra, Fungsionari GPPS dalam keterangannya yang diterima Redaksi Maduraexpose.com, Senin 04 Oktober 2021.
Pada selasa 28 September 2021 lalu, lanjut Ardy, pihaknya kembali berkirim surat bersurat kepada BK DPRD Sumenep untuk meminta audiensi pada hari kamis 30 September 2021.
” Pada hari selasa tersebut, humas DPRD langsung menghubungi kami dan meminta jadwal audiensi ditunda dan tidak jelas ditunda sampai kapan ” imbuhnya.
Kendati demikian, pihaknya mengaku tidak akan menyerah untuk mengawal kasus ini di BK.
“Kami terus berupaya untuk menghubungi humas DPRD untuk menanyakan jadwal audiensi, tapi tidak ada respon. Sehingga pada hari ini Senin 04 Oktober 2021 terpaksa kami harus berkirim surat lagi ke BK DPRD Sumenep untuk meminta jadwal audiensi,” sesal Ardy.
Ardy mengaku sangat kecewa dengan jadwal audiensi yang belum terealisasi.
“Kami cukup kecewa atas sikap BK DPRD yg seolah menghindar. Padahal niat kami untuk membantu BK, mengingat BK menyampaikan kesulitan dalam mencari bukti dan saksi,” tandasnya lagi.
Ardy juga mempertanyakan iktikad baik BK dalam menjalankan tanggung jawabnya yang terkesan tidak serius.
“Ada apa dengan BK DPRD Sumenep? Kenapa tiba-tiba terkesan menghindar dari tanggung jawabnya dalam menuntaskan kasus dugaan video mesum mirip anggota dewan ini. Tapi ingat, kami tidak akan menyerah,” tutup Ardy. (*)
Editor: Ferry Arbania



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
