Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM– Sebanyak 10 Anak Buah Kapal dan seorang pengemudi hampir celaka setelah kapal yang ditungganginya mengalami kemiringan denga muatan yang diduga melebihi kapasitas.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Kapal tongkang yang nyaris tenggelam di Pulau Gililabak, Sumenep, Madura tersebut diketahui milik PT.Meratus Advance Maritim, yakni kapal MDM 4.

Kapal tersebut bermuatan 12.520 Mega Ton Batu Bara yang diderek TB MDM Balik Papan mulai dari Asam-Asam Anchorage Area, Kalimantan dengan tujuan pelayaran melalui perairan di kawasan Paiton, Probolinggo, untuk kemudian tersendat akibat kapal derek yang kandas di Pulau Gili Labak, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu 2 November 2016.

Terkait kapal bermuatan batu bara di Pulau Gili Labak tersebut sudah tercium aparat kepolisian tersempat. Sementara Kapolres Sumenep, AKBP H. Joseph Ananta Pinora kepada awak media membenarkan peristiwa yang hampir merenggut korban tesebut.

“Kapal derek MDM Balik Papan itu masih di Pulau Gililabak. Sementara muatan batu bara sebanyak 12.520 mega ton tenggelam setelah kapalnya mengalami kemiringan,”ujarnya kepada awak media.

Kandasnya kapal derek dan kapal tongkang bermuatan batu bara itu, di Nahkodai oleh Moses Mantri bersama 10 orang ABK. Sebelum kapal kandas, mereka mengawali pelayaran sekitar pukul 17.15 WIB pada Jumat 28 Oktober 2016 lalu, dengan trayek Asam-asam Anchorage Area, Kalimantan menuju Paiton, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Kemudian pada 09.10 wib, hari Minggu 30 Oktober 2016 kemarin Kapal BG.MDM 4 mengalami kemiringan ditengah laut dengan kondisi menghkawatirkan,hingga dilakukan pengecekan oleh ABK, atas perintah Nahkoda.

Hingga keesokan harinya kondisi kapal semakin mengalami kemiringan diatas permukaan laut. Tepatnya hari Senin 31 Oktober 2016, sekitar pukul 11.00 wib kapal itu tiba diperairan Selat Madura. Rupanya Nahkoda TB.MDM Balik Papan memutuskan untuk mengkandaskan Tongkang BG.MDM 4 itu dengan pertimbangan kondisi tongkang semakin miring ke kiri. Keputusan itu juga atas persetujuan pihak management
MDM (Meratus Advance Marit) yang kian miring dan nyaris tenggelam.

HotNews:  Adik Menpora Anggap Penetapan Tersangka Imam Nahrawi Politis

“Tongkang BG.MDM 4 dikandaskan pada posisi koordinat 07.12’006″ S – 114.02’915″E. Sekitar pukul 17.45 wib dilakukan pengecekan kedalaman pada lambung kiri Tongkang kurang lebih 7 meter/ 8 meter,” pungkasnya.

Hingga berita diunggah, kondisi Tongkang BG. MDM 4 masih diperairan Gili Labak dalam keadaan aman dan kondusif. Dan tidak ada korban jiwa maupun yang terluka.

[Aza/lam/Ferry]