Kadis Kota Depok: Gencarnya Infiltrasi Kelompok Radikal Tersebar di Internet

Terbit: 17 Juni 2017 | 02:57 WIB

Reporter:Septika Wahyu Diananda/MaduraExpose.com
MADURA EXPOSE–DEPOK – Direktur Ekesekutif Komunikonten (Institut Media Sosial & Diplomasi) Hariqo Wibawa Satria menegaskan perlunya tiga hal bagi setiap organisasi dalam menyikapi konten negatif yang tersebar di internet seperti pornografi, kekerasan, termasuk propaganda radikalisme, separatisme, komunisme dan lain-lain.

Pertama pelatihan pembuatan konten, kedua membentuk tim media sosial, dan ketiga mengadakan pembuatan konten. Hal itu disampaikan didepan ratusan peserta diskusi publik yang digelar oleh Komunikonten dengan mengusung tema “Kontribusi Kaum Muda dalam Mempromosikan Indonesia dan Menangkal Radikalisme” di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Depok, Jawa Barat.

“Saya sarankan, jika perlu bentuk bidang baru yang menangani ini, atau lembaga khusus. Ketiga, adakan lomba pembuatan konten,” kata Hariqo ditengah diskusi.
Dikatakan juga, mayoritas generasi muda Indonesia masih sebagai penyebar dan komentator konten. Meskipun, sudah banyak yang menjadi pembuat konten. Ini yang harus terus di dorong. “Kanal distribusi bukan hanya facebook dan lain-lain, tapi media-media online sekarang sudah sangat terbuka bagi masyarakat pembuat konten,” tutur Hariqo.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, Dr. Ir. Sidik Mulyono, M. Eng. menambahkan akan pola dan bentuk radikalisme melalui media online menyasar sejumlah remaja dari berbagai kalangan, dari pengangguran sampai para pelajar, dari kalangan kurang mampu sampai kelas menengah.

“Ada sejumlah faktor diterimanya doktrin berbahaya tersebut yang tersebar melalui internet oleh kalangan remaja. Faktor ekonomi, dangkalnya pemahaman agama, lemahnya semangat kebangsaan, kurangnya keteladanan, dan yang sangat krusial terkait dengan gencarnya infiltrasi kelompok radikal,” paparnya.

Diskusi yang diadakan Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi ini berlangsung mulai pukul 15.30 – 18.00 WIB.

Hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok Dr. Ir. Sidik Mulyono, M. Eng., Direktur Eksekutif Komunikonten Hariqo Wibawa Satria, redaktur senior Koran Republika Irwan Kelana, dan wakil pemimpin redaksi Detik.com Elvan Dani Sutrisno. Diskusi tersebut dimoderatori oleh pemimpin redaksi SiaranIndonesia.com Moderator Hafyz Marshal. [sep/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *