Kabar PAW Kades Matanaair “Bikin” Raja Hantu Murka

Terbit: 24 Maret 2022 | 23:38 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)— Raja hantu alias Kurniadi,SH yang dikenal public sebagai Aktivis dan Advokat Kontroversial kembali angkat suara terkait polemic Pilkades Matanaair yang merupakan “sisa” persoalan di pemerintahan Bupati sebelumnya, yakni Busyro Karim.

Terbaru, kalangan aktivis di Sumenep kembali dihebohkan dengan beredarnya informsi tentang adanya rencana pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) melalui Pergantian Antar Wakt (PAW), yang rencananya akan digelar dalam waktu dekat.

Tak ayal, informasi tersebut membuat murkan si Raja Hantu karena jika memang benar adanya rencanya itu, menurutnya dinilai sangat aneh.

“Nggak bener itu, karena PAW itu hanya dilakukan terhadap kepala desa yang masa jabatannya telah berakhir, atau kepala desa yang melanggar larangan-larangan kepala desa, apabila telah berhenti atau diberhentikan. Baru itu bisa PAW.Tapi ini kasusnya bukan karena diberhentikan,” terang Kurniadi,SH yang juga Kuasa Hukum dari Ahmad Rasidi Kades terpilih Desa Matanair.

Pendiri LSM LAPDAP ini menilai, Pilkades-PAW Desa Matanair dianggapnya sebagai penghinaan terhadap Hukum, demokrasi dan hak-hak sipil warga masyarakat.

Marak diberitakan sejumlah media sebelumnya, Desa Matanair merupakan salah desa yang menyelenggarakan Pilkades tahun 2019 ( era Bupati Busyro Karim) dan telah menghasilkan Kepala Desa Terpilih atas nama Ghazali., SH, akan tetapi pengangkatan Ghazali tersebut dinyatakan tidak sah oleh pengadilan. [fat/tim]

  • MADURA EXPOSE

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *