Kabar Gembira: Kemenhaj Sumenep Tetapkan 650 CJH Cadangan untuk Musim Haji 2026

Terbit: 21 Desember 2025 | 22:12 WIB

SUMENEP – Kepastian keberangkatan tamu Allah menuju Tanah Suci mulai menemui titik terang. Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumenep resmi menetapkan Calon Jemaah Haji (CJH) cadangan untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Berdasarkan data terbaru, jumlah kuota cadangan untuk Kabupaten Sumenep mencapai 650 orang.

Penetapan ini membawa angin segar bagi ratusan warga di Bumi Sumekar yang telah lama menanti antrean haji. Dengan adanya penambahan kuota cadangan tersebut, maka total akumulasi CJH asal Kabupaten Sumenep pada tahun 2026 kini mencapai 1.662 orang, yang terdiri dari gabungan jemaah reguler dan cadangan.

Proses Administrasi Mulai Berjalan

Kepala Kemenhaj Sumenep, Ahmad Halimy, menjelaskan bahwa pengumuman kuota cadangan ini merupakan tindak lanjut dari undangan resmi pemerintah pusat. Selain itu, pihaknya juga telah bergerak cepat dengan menyebarkan informasi ini kepada para jemaah yang masuk dalam daftar tersebut.

“Kuota CJH cadangan sebenarnya sudah keluar sejak sekitar satu minggu lalu. Hingga saat ini, undangan yang kami terima dan telah kami sebarkan kepada jemaah mencapai 600 orang,” ujar Halimy dalam keterangannya, Jumat (19/12/2025).

Lebih lanjut, Halimy menegaskan bahwa meskipun statusnya adalah jemaah cadangan, mereka tetap memiliki kewajiban administrasi yang sama dengan jemaah reguler. Oleh karena itu, para jemaah diwajibkan segera melengkapi dokumen persyaratan, melakukan pengurusan paspor, hingga mengikuti perekaman bio visa sesuai jadwal.

Jadwal Pelunasan Bipih Tahap Kedua

Mengenai aspek finansial, jemaah cadangan perlu memperhatikan kalender pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Berbeda dengan jemaah reguler, proses pelunasan bagi jemaah cadangan telah diatur dalam mekanisme khusus.

“Pelunasan Bipih bagi CJH cadangan dijadwalkan akan berlangsung pada tahap kedua, yakni mulai tanggal 2 hingga 9 Januari 2026 mendatang,” jelas Halimy.

Sejalan dengan proses pelunasan tersebut, Kemenag Sumenep juga akan memfasilitasi perekaman data bio visa secara kolektif. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh jemaah siap berangkat tepat waktu tanpa terkendala masalah teknis dokumen.

Waspada Penipuan Haji

Di sisi lain, seiring dengan keluarnya daftar nama jemaah haji, potensi tindakan kriminal yang menyasar para jemaah juga meningkat. Maka dari itu, Halimy memberikan peringatan keras agar para jemaah dan keluarga tetap waspada terhadap segala bentuk modus penipuan.

Ia mengimbau agar para tamu Allah tidak mudah tergiur oleh tawaran oknum yang menjanjikan percepatan haji atau meminta uang tambahan di luar ketentuan resmi.

“Kami tegaskan agar CJH tidak merespons pesan atau informasi dari sumber yang tidak jelas. Jika membutuhkan informasi valid, silakan datang langsung ke kantor Kemenag Sumenep agar mendapatkan penjelasan dari petugas resmi,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang matang dan kewaspadaan yang tinggi, diharapkan seluruh jemaah haji asal Sumenep dapat menjalankan ibadah di Baitullah dengan tenang dan meraih predikat haji mabrur. [Tim/Red]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *