Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM– Satuan Reserse Mobile (Satresmob) Polres Sumenep, Madura, Jawa Tumur, meringkus tujuh tersangka judi, di Dusun Jempareng Laok, Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan, Sabtu (14/10/2017).

Sedangkan penangkapan terhadap tujuh tersangka judi tersebut dilakukan petugas, saat mereka sedang asik main judi remi jenis bakaran, di rumah milik Erfan, warga Dusun Jempareng Laok, Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan.

“Penangkapan itu bermula dari penggerbekan yang dilakukan anggota sekitar pukul 17.00 wib,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Minggu (15/10/2017).

Sementara tujuh tersangka tersebut masing – masing: Mohammad Waris (38) asal Dusun Palatokan, Desa Prancak Kecamatan Pasongsongan, Mat Huri (45), Erfan (40), warga Dusun Jempareng Daya, Desa Campaka Kecamatan Pasongsongan, Adnan (55) warga Dusun Pao Jejer, Desa Prancak Kecamatan Pasongsongan, Parki (60) asal Dusun Pandian Laok, Desa Prancak Kecamatan Pasongsongan.

Selain itu Moh Sabik (54) waega Dusun Gunung Toghel, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru dan Mashan (44) warga Dusun Sobuk Desa Ketawang Karay Kecamatan Ganding.

Tujuh tersangka melakukan perjudian dalam permainan kartu remi jenis bakaran dengan menggunakan uang sebagai taruhan.

“Saat itu mereka duduk melingkar, pemain sebagai bandar mengocok kartu,” jelasnya.

Sementara penombok atau pemain judi meletakkan masing-masing uang taruhan di depannya.

Lalu bandar membagikan dua buah kartu kepada setiap pemain/penombok. Kemudian pemain yang jumlah angkanya lebih kecil atau sama dengan bandar dianggap kalah, sedangkan jumlah angkanya lebih besar daripada bandar dianggap menang.

Selanjutnya bandar mengambil uang para pemain yang kalah, sedangkan para pemain yang menang mendapatkan uang sesuai dengan besarnya jumlah taruhan. “Apabila terdapat pemain/penombok yang jumlah angkanya 9, maka bandar harus membayar dua kali lipat dari besarnya jumlah taruhan pemain,” jelasnya.

HotNews:  Komsos Rutin Sertu Eko Subiantoro Babinsa Koramil 0827/21 Ra'as

Sementara barang bukti yang diamankan berupa uang tunai Rp1.229.000 dan dua set kartu remi merk “TIUM”.

“Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Sumenep untuk proses hukum selanjutnya. Mereka akan dijerat Pasal 303 KUHP,” pungkasnya.

(Meo/Din/Fer)