Jika PKB Tak Usung Kiai Unais, Ini Kata Analis Senior

Terbit: 22 Mei 2024 | 03:21 WIB

Sumenep,Maduraexpose.com— Analis politik yang berprofesi Advokat di Sumenep Bambang Hodawi kerap mempertanyakan alasan PKB tidak merekom kader terbaiknya sekaliber KH.Unais Ali Hisyam.
Pengacara senior yang dikenal kritis terhadap kebijakan politik pemerintah daerah tersebut mengaku heran, tiap kali ada momentum Pilkada Sumenep, tak sekalipun PKB Sumenep mengusung kiai Unais yang merupakan kader PKB dan sudah teruji menjadi Anggota DPRD Sumenep hingga DPR RI bahkan pengurus PKB Pusat.
Tak hanya itu, Bambang melihat sosok Kiai Unais dikenal sebagai tokoh politik sekaligus tokoh Pesantren yang kharismatik dengan kredibilats yang tak diragukan lagi.

“Bagi saya kredibilitas KH Unais Hisyam memang tidak diragukan lagi, bahkan nama beliau bukan dikenal seperti figur politik lainnya di Sumenep seperti Nyi Fitri itu dikenal karena kharisma Buya, begitu juga dengan Achmad Fauzi yang sekarang jadi bupati itu dikenal karena ada campur tangan Said Abdullah,” terang Bambang Hodawi melalui keterangan tertulis yang diterima Maduraexpose.com.

Pria asal Kecamatan Bluto Sumenep itu menambahkan, figur Kiai Unais besar dan berpengaruh karena karir politiknya di PKB benar-benar dimulai dari bawah dan selalu istiqamah bersama parpol besutan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tersebut.

“Figur KH.Unais Ali Hisyam itu dikenal baik oleh masyarakat luas karena sepak terjangnya dipanggung politik sudah teruji, beliau dikenal karena sikap politiknya yang natural. Sangat disayangkan jika dikontestasi pilkada kali ini PKB tidak merekom kader terbaiknya sendiri,” imbuh Bambang Hodawi menandaskan.

Bambang lebih tegas melanjutkan, untuk Pilkada Sumenep kali ini, dirinya mengajak petinggi PKB agar tidak menyia-nyiakan peluang emas ini untuk mengusung KH Unais Ali Hisyam sebagai Calon Bupati Sumenep.
“PKB yang dikenal sebagai partai Islam yang besar, terasa aneh apabila merasa kurang percaya diri untuk melawan petahana dalam konstestasi Pilkada Sumenep. PKB punya kekuatan besar karena dikenal sebagai partainya kyai dan santri,” pungkas Bambang Hodawi.

Seperti diketahui KH. Unais Ali Hisyam merupakan kader PKB yang sangat senior dengan segudang prestasi yang pernah diraihnya sepanjang karir politiknya. Kiai Unais merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Aswaj Kecamatan Ambunten. Dirinya telah mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Bupati melalui PKB, Partai Nasdem dan Partai Demokrat. [Ferry Arbania/dbs]

Mantan Anggota DPRD Sumenep yang juga mantan Anggota DPR RI dari Fraksi PKB ini mendapat sambutan hangat dari para petinggi dua parpol tersebut.
“Saya mendaftar kepada tiga partai,yakni PKB, Demokrat dan Nasdem. Dan itu karena semangatnya partai sendiri,” demikian KH.Unais Ali Hisyam politisi senior PKB dalam keterangannya yang diterima Maduraexpose.com, Selasa 21 Mei 2024.

Pengasuh Pondok Pesantren Aswaj Ambunten ini mengakui ada kesamaan pandangan terkait demorkasi di Sumenep.

“Tentu menjadi prioritas, kemudian yang kedua partai Demokrat itu, ya titik temunya karena memang sama-sama memiliki pandangan yang sama terkait demokrasi di Sumenep harus berjalan sehat, dan tidak hanya pendapat satu pasang calon yang bersaing dengan kotak kosong misalnya,”imbuhnya.

Politisi tampan yang memiliki hubungan keluarga dekat dengan KH.Thoifur Ali Wafa ini menambahkan, dirinya juga mengakui adanya kesamaan pemahaman dengan Partai Demokrat soal filosofi Madura dalam memenangkan Pilkada Sumenep 2024.

“Nah itu poinnya, disamping kami sepakat dengan Demokrat bahwa filosofi Madura “song osong lombhung itu menjadi semangat kami untuk bersama berjuang. Targetnya meraih kemenangan tapi itu target rantara, target sesungguhnya untuk kesejahteraan Sumenep,” imbuh Kiai Unais Ali Hisyam.

Tak main-main, Kiai Unais bertekad siap bersama masyarakat Sumenep untuk memenangkan suara perubahan dengan tema Sumenep Baru, Sumenep Maju.

“Dengan tema atau tagline Sumenep Baru Sumenep Maju. Terus yang ketiga, dengan partai Nasdem itu, kami memandang partai Nasdem itu sebagai partai yang memiliki kekuatan elektoral yang bagus , terbukti di pileg 2024 itu kan ada kenaikan signifikan,” imbuhnya.
Kiai Unais menilai, partai Nasdem menjadi spirit tersendiri bagi pencalonan dirinya melawan petahana yang diusung PDI Perjuangan.

“Menurut saya ya, dari 3 menjadi 5 kursi itu, berarti menagerial Nasdem bagus dan tentu itu menjadi semangat kami untuk maju bersama-sama mengsung calon untuk meraih kemenangan, juga sama sebagai target rantara. Tentu kami juga berfikir bahwa kursi Nasdem yang 5 itu ternyata setelah dihitung lebih besar daripada suara realnya,” pungkas KH. Unais Ali Hisyam. [Ferry Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *