Jelang Ramadhan, Mensos Minta Bupati Sumenep Cairkan Raskin

0
683
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Nyai Zainab Fayyad As'ad, Keluarga besar Ponpes ASWAJA Ambunten Sumenep, Madura, Jatim, Minggu 14 Juni 2015. (Foto: Ferry Arbania)

Sumenep, MaduraExpose.com- Menteri Sosial Khafifah Indar Parawansa menyampaikan pesan kepada Bupati Sumenep A.Busyro Karim sebagai ketua Tim Raskin Kabupaten agar segera mencairkan beras miskin (raskin) menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini.

Pernyataan itu disampaikan Khafifah, saat menghadiri bantuan sosial bagi masyarakat miskin dan yatim piatu, di Pondok Pesantren Ahlusunnah Waljamaah (Aswaja), Ambunten, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu 14 Juni 2015.

“Dalam masalah raskin ini, Bupati sebagai ketua Tim Raskin hendaknya mencairkan raskin, karena sebentar lagi memasuki puasa Ramadhan”, ujar Menteri Sosial, Khafifah Indar Parawansa di Sumenep.

Selain itu, Khofifah juga memberikan pemahaman program “kartu sakti” yang diluncurkan pemerintah dalam rangka mengentaskan kemiskinan, melalui usaha produktif untuk memperoleh penghasilan bagi warga miskin maupun untuk keperluan lain.

“Khusus bagi warga miskin yang produktif, Kementerian Sosial menyiapkan program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Kelompok Usaha Bersama (Kube),” lanjut Khofifah disambut tepuk tangan ribuan undangan yang mayoritas dari kalangan Muslimat NU.

Selain menerangkan kegunaan program kartu sakti, mantan Cagup Jatim 2014 ini juga memperkenalkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebagai upaya pemerintah dalam menciptakan kemandirian masyarakat miskin.

Hal lain, lanjut Khofifah, pemerintah juga mempersiapkan program rehabilitasi rumah supaya layak huni.

“Sedangkan untuk program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dialihkan menjadi KIS”, pungkasnya.

(Ferry Arbania)