MaduraExpose.com, Sumenep— Helman Jakfar Korlap, Aksi penolakan terhadap kedatangan Nurfitriana, istri Bupati Sumenep mendapat reaksi keras dari Camat Ganding, Faruk Hanafi.

“Tadi habis maghrib, Camat Ganding menelpon saya meminta agar demo di Sumenep aja karena merasa malu akan ada demo. Dia sempat marah-marah dengan nada kurang sopan, ” Ungkap Helman Jakfar,Korlap aksi dari GPMD kepada media ini.

Sementara Camat Ganding,Faruk Hanafi, dikonfirmasi melalui telpon genggamnya malah membantah ucapannya sendiri.

Diberitakan sebelumnya, gelombang penolakan atas rencana kedatangan Nurfitriana,istri Bupati Sumenep A. Busyro Karim terus bertambah. Kali ini penolakan muncul dari aktivis GPMD (Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Desa (GPMD).

“Hari ini, kami sudah mengirimkan surat pemberitahuan resmi ke Polres Sumenep. Isinya tentang rencana aksi penolakan terhadap Bu Fitri ke Ganding,” terang Hilman Jakfar, Korlap aksi GPMD usai mendatangi Mapolres Sumenep, Madura, JawabTumur, Sabtu 06 Oktober 2018.

Dijelaskan Jakfar, dirinya merasa keberatan dengan rencana kedatangan istri Bupati Sumenep ke Ganding,karena yang bersangkutan resmi sebagai Caleg DPRD jawa Timur dari PKB.

Diberitakan sebelumnya, Nurfitriana Busyro selaku Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sumenep, dijad walkan akan menghadiri konsolidasi penggerak PKK di Kecamatan Ganding, pada hari Senin, 08 Oktober 2018.

Rencana itu sontak mendapat penolakan keras dari sejumlah kalangan karena khawatir akan digunakan sebagai ajang kampanye terselubung. Bahkan, Aliansi Pemuda Ganding sempat mengeluarkan ancaman untuk melakukan penghadangan,apabila Nurfitrina tetap ngotot menghadiri acara PKK di Kecamatan Ganding,

“Jangan salahkan kami, karena kami tidak akan segan-segan melakukan aksi (demonstrasi) penghadangan jika dia tetap ngotot,” bebernya kepada awak media. (sap/fer/ajm)

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM