
[vc_row][vc_column][vc_column_text]Maduraexpose.com–Nama India menjadi perbincangan belakangan ini, karena ‘tsunami’ Covid-19 yang tengah dialaminya saat ini. Terlepas dari itu, India juga dikenal sebagai negara yang memiliki ragam kuliner khasnya yang nikmat.
Meski tidak semuanya mudah dibuat di dapur Indonesia, Suara.com membagikan salah satu resep masakan India yang mudah disajikan dari dapur rumah manapun, yaitu Nasi Ayam Tikka Masala.

Nasi Ayam Tikka Masala adalah masakan rumahan India yang popular disajikan di tengah keluarga. Menu ini disukai oleh berbagai kalangan usia, dari anak kecil hingga orang-tua.
Penyajiannya pun praktis, dan semua bumbunya bisa Anda peroleh dengan mudah salah satunya Sonnentor, merek bumbu organik yang dikemas dalam bentuk bubuk siap pakai.
Bahan-bahan:
1 cangkir beras basmati (bisa juga diganti dengan beras pulen)
1,5 sdm minyak canola
1 kg daging dada ayam tanpa tulang. Potong dadu sebesar 2 cm
Bubuk lada hitam secukupnya
1/2 bawang putih diiris halus
3 sdm pasta tomat (bisa dibuat dari 1 buah tomat diblender halus)
3 sdm bombay, iris dadu
1 sdm bubuk jahe halus
1,5 sdt garam masala
1,5 sdt bubuk chili
1,5 sdt bubuk kunyit
150 gr saus tomat
1 cangkir kaldu ayam
1/2 cangkir susu krim
2 sdm daun cilantro, iris halus
Cara membuat:
Masak nasi secara terpisah.
Panaskan minyak canola di wajan dengan api sedang. Bumbui daging ayam dengan lada dan sedikit garam. Lalu masukkan ayam dan bawang putih ke wajan dan tumis hingga menguning (sekitar 4-5 menit).
Tumis pasta tomat, bawang Bombay, garam masala, bubuk chili, dan bubuk kunyit hingga harum (sekitar 1 menit).
Tuangkan saus tomat dan kaldu ayam ke dalam wajan Kecilkan api hingga mendidih seraya tetap diaduk-aduk (sekitar 5-10 menit).
Tuangkan krim susu lalu aduk hingga kental mendidih sekitar 1 menit.
Sajikan Ayam Tikka Masala bersama nasi. Taburkan dengan daun cilantro.
Jumlah: 4 porsi
Lama pengerjaan: 20 menit
Semua bumbu bubuk masak Sonnentor bisa diperoleh melalui Marketplace Sesa.id atau melalui official store Sesa.id di Tokopedia, Shopee, ataupun Blibli. Selamat mencoba!
Sumber: Suara.com[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)