Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM– Kamis kelabu menyelimuti kawasan perairan laut Longos, tepatnya dikisaran pukul 13.30 Wib, dimana dua orang nelayan asal Desa Longos Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura.

Disela kabut duka yang mendalam, telah datang berita duka tentang tenggelamnya dua orang nelayan yang mengakibatkan meninggal dunia, yang diduga terhempas gelombang ekstrem.

Informasi yang dihimpun dari kalangan TNI, dibawah pengawasan Kodim 0827 Sumenep melalui Koramil Gapura menyebutkan, bahwa siang itu korban bernama Fahtor (35),warga Dusun Palegin Desa Longos hendak memasang bubu ikan di wilayah laut Desa Longos dengan menggunakan sampan.

Nahas kaki korban tergelincir dan kedalam laut. Disaat yang bersamaan, rekan korban yang diketahui identitasnya bernama Hori (25), warga Dusun Palegin, Desa Longos itu ikut terseret arus. Keduanya diduga menang tidak bisa berenang hingga akhirnya kedua korban sama-sama tenggelam.

“Sekitar pukul 16.30 Wib Teman temannya nelayan yang sama sama sedang memasang bubu ikan melihat sampan yang di naiki oleh Fathor dan Hori tidak ada orangnya. Sehingga temannya mendekat dan mencari di sekitar sampan yang di naiki korban,”ungkap sumber terpercaya menerangkan,Kamis malam 30 Nopember 2017.


Sumber informasi itu menambahkan, pada saat teman korban melakukan pencarian, tiba-tiba terlihat tubuh Hori mengambang dipermukaan laut .

“Saat ditemukan temannya, kondisi Hori sudah dalam keadaan meninggal sedangkan Fathor korban lainnya belum diketahui keberadaannya,” imbuhnya.

Kemudian sekitar pukul 17.00 WIB teman korban membawa pulang mayat korban kerumah duka di Dusun Palegin Desa Longos dan melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa (Kades) dilanjutkan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek dan Koramil Gapura.

Hingga saat ini aparat bersama warga melakukan masih melakukan pencarian terhadap Fathor.

HotNews:  Serda M Supriyadi Komsos di Desa Galis Giligenting

(sur/fer)

Editor:Ferry Arbania