Ingin Kaya? Buka Kitab “Abwabul Faraj” Sekarang Juga!

0
4187
Sebuah kitab yang ditulis oleh Imam Ahlussunnah Wal Jama’ah Prof. Dr. As Sayyid Muhammad Ibn Alawi Al Maliki yang berjudul “Abwabul Faroj”, menjawab keinginan Anda yang ingin kaya/Istimewa

Maduraexpose.com- Di antara salah satu pintu kemudahan bagi orang yang sedang menghadapi kesulitan, maka ia diperintah untuk membaca Surat Al-Waqi’ah, karena surat tersebut dapat mendatangkan sumber rejeki yang tidak terhitung banyaknya, seperti yang diberitakan di dalam berbagai sumber berikut ini:

Abu Ubaid menerangkan dalam kitab “Fadhail”. Ibnu Adh-Dharis, Al-Harits bin Abi Usamah, Abu Ya’la, Ibnu Mardawiyah dan Al-Baihaqi menyebutkan dalam kitab “Syu’abul Iman” dari Ibnu Mas’ud bahwasanya ia berkata: “Aku pernah mendengar Nabi SAW bersabda, yang artinya: “ Siapa pun yang membaca Surat Al-Waqi’ah setiap malam, maka ia tidak akan disentuh kemiskinan sedikit pun.”.

Seorang Sahabat Nabi SAW yang merupakan pemuka ilmu di kalangan sahabat Nabi SAW, Sayyidina Abdullah Ibnu Mas’ud R.a. menyuruh putri-putrinya rajin membaca Surat Al-Waqi’ah setiap malam.

Di riwayatkan oleh Ibnu Mardawiyah dari Anas bahwa Rasulullah SAW bersabda, yang artinya: “Surat Al-Waqi’ah adalah surat yang menyebabkan datangnya sumber kekayaan. Karena itu, hendaknya kalian rajin membacanya dan mengajarkannya kepada anak-anak kalian.”

Ad-Dhailami meriwayatkan dari Anas Ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, yang artinya : “Ajarkanlah istri-istri kamu membaca Surat Al-Waqi’ah, karena surat tersebut dapat mendatangkan sumber kekayaan.” (lihat dalam kitab “Ad-Duurul Mantsur oleh Suyuti, dalam kitab “Wajami’ul Ashwal” oleh Ibnu Atsir dan dalam kitab “Misykatul Mashabih”).

Syarif Al-Fasi berkata dari Al-Arifbillah Al-Murjani bahwa ia berkata, artinya: “membaca Surat Al-Waqi’ah dapat melindungi seorang dari kemiskinan.”

Seorang Syeikh berkata: “Ada pun rahasia Surat Al-Waqi’ah adalah tersimpan pada ayat-ayat berikut, artinya: “Maka terangkanlah kepada-Ku tentang nutfah yang kamu pancarkan. Kamukah yang menciptakannya, atau Kamikah yang menciptakannya? Maka terangkanlah kepadaKu tentang apa yang kamu tanam. Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya? Maka terangkanlah kepadaKu tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya? Maka terangkanlah kepadaKu tentang api yang kamu nyalakan (dengan menggosok-gosokan kayu). Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya?”. Jika seorang rajin membaca ayat-ayat di atas dengan sepenuh hati dan ia yakin bahwa Allah dapat memberinya kemudahan, maka ia akan diberi pertolongan oleh Allah dalam usaha bisnisnya. Kebiasaan Sayyidina Ali K.w. setelah membaca firman Allah di atas maka ia berkata:“Kiranya hanya Engkau Tuhanku yang dapat berbuat seperti itu.”

Hujjatul Islam Al-Ghazali berkata dalam kitab “Minhajjul Abidin”: “Aku pernah bertanya kepada salah seorang guru kami tentang kebiasaan para ulama membaca Surat Al-Waqi’ah ketika menghadapi kesulitan. Maka jawab mereka: “Surat Al-Waqi’ah dapat mempermudahkan sumber rejeki, sehingga seorang yang diberi kemudahan sumber rejekinya, maka ia dapat menyiapkan dirinya untuk berbuat segala macam kebaikan yang bersifat duniawi maupun ukhrawi”. Imam Ghazali menyebutkan dalam kitab “Hilyatul Abrar”: “Siapa pun yang ingin mengetahui berita orang-orang terdahulu maupun yang terkemudian, maka hendaknya ia selalu membaca Surat Al-Waqi’ah.”

Disebutkan dalam kitab “Ta’lim Muta’alim”, artinya: “Salah satu sebab yang mempermudah sumber rejeki adalah menegakkan shalat dengan mengagungkan Allah, khusyu’ kepada-Nya, meluruskan rukun-rukunnya, wajib-wajibnya, sunnah-sunnahnya dan tata kramanya. Termasuk juga rajin mengerjakan shalat Dhuha, membaca surat Al-Waqi’ah, surat Al-Mulk, surat Al-Muzammil. surat Laili, surat Alam Nasyrah khususnya di waktu malam dan selalu mendatangi masjid sebelum adzan didengungkan dan selalu menjaga kesucian.”

Alih bahasa oleh KH.Luthfi BashoriDi antara salah satu pintu kemudahan bagi orang yang sedang menghadapi kesulitan, maka ia diperintah untuk membaca Surat Al-Waqi’ah, karena surat tersebut dapat mendatangkan sumber rejeki yang tidak terhitung banyaknya, seperti yang diberitakan di dalam berbagai sumber berikut ini:

Abu Ubaid menerangkan dalam kitab “Fadhail”. Ibnu Adh-Dharis, Al-Harits bin Abi Usamah, Abu Ya’la, Ibnu Mardawiyah dan Al-Baihaqi menyebutkan dalam kitab “Syu’abul Iman” dari Ibnu Mas’ud bahwasanya ia berkata: “Aku pernah mendengar Nabi SAW bersabda, yang artinya: “ Siapa pun yang membaca Surat Al-Waqi’ah setiap malam, maka ia tidak akan disentuh kemiskinan sedikit pun.”.

Seorang Sahabat Nabi SAW yang merupakan pemuka ilmu di kalangan sahabat Nabi SAW, Sayyidina Abdullah Ibnu Mas’ud R.a. menyuruh putri-putrinya rajin membaca Surat Al-Waqi’ah setiap malam.

Di riwayatkan oleh Ibnu Mardawiyah dari Anas bahwa Rasulullah SAW bersabda, yang artinya: “Surat Al-Waqi’ah adalah surat yang menyebabkan datangnya sumber kekayaan. Karena itu, hendaknya kalian rajin membacanya dan mengajarkannya kepada anak-anak kalian.”

Ad-Dhailami meriwayatkan dari Anas Ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, yang artinya : “Ajarkanlah istri-istri kamu membaca Surat Al-Waqi’ah, karena surat tersebut dapat mendatangkan sumber kekayaan.” (lihat dalam kitab “Ad-Duurul Mantsur oleh Suyuti, dalam kitab “Wajami’ul Ashwal” oleh Ibnu Atsir dan dalam kitab “Misykatul Mashabih”).

Syarif Al-Fasi berkata dari Al-Arifbillah Al-Murjani bahwa ia berkata, artinya: “membaca Surat Al-Waqi’ah dapat melindungi seorang dari kemiskinan.”

Seorang Syeikh berkata: “Ada pun rahasia Surat Al-Waqi’ah adalah tersimpan pada ayat-ayat berikut, artinya: “Maka terangkanlah kepada-Ku tentang nutfah yang kamu pancarkan. Kamukah yang menciptakannya, atau Kamikah yang menciptakannya? Maka terangkanlah kepadaKu tentang apa yang kamu tanam. Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya? Maka terangkanlah kepadaKu tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya? Maka terangkanlah kepadaKu tentang api yang kamu nyalakan (dengan menggosok-gosokan kayu). Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya?”. Jika seorang rajin membaca ayat-ayat di atas dengan sepenuh hati dan ia yakin bahwa Allah dapat memberinya kemudahan, maka ia akan diberi pertolongan oleh Allah dalam usaha bisnisnya. Kebiasaan Sayyidina Ali K.w. setelah membaca firman Allah di atas maka ia berkata:“Kiranya hanya Engkau Tuhanku yang dapat berbuat seperti itu.”

Hujjatul Islam Al-Ghazali berkata dalam kitab “Minhajjul Abidin”: “Aku pernah bertanya kepada salah seorang guru kami tentang kebiasaan para ulama membaca Surat Al-Waqi’ah ketika menghadapi kesulitan. Maka jawab mereka: “Surat Al-Waqi’ah dapat mempermudahkan sumber rejeki, sehingga seorang yang diberi kemudahan sumber rejekinya, maka ia dapat menyiapkan dirinya untuk berbuat segala macam kebaikan yang bersifat duniawi maupun ukhrawi”. Imam Ghazali menyebutkan dalam kitab “Hilyatul Abrar”: “Siapa pun yang ingin mengetahui berita orang-orang terdahulu maupun yang terkemudian, maka hendaknya ia selalu membaca Surat Al-Waqi’ah.”

Disebutkan dalam kitab “Ta’lim Muta’alim”, artinya: “Salah satu sebab yang mempermudah sumber rejeki adalah menegakkan shalat dengan mengagungkan Allah, khusyu’ kepada-Nya, meluruskan rukun-rukunnya, wajib-wajibnya, sunnah-sunnahnya dan tata kramanya. Termasuk juga rajin mengerjakan shalat Dhuha, membaca surat Al-Waqi’ah, surat Al-Mulk, surat Al-Muzammil. surat Laili, surat Alam Nasyrah khususnya di waktu malam dan selalu mendatangi masjid sebelum adzan didengungkan dan selalu menjaga kesucian.”

Diterjemahkan dari Kitab “Abwabul Faraj” Karya Prof. Dr. Assayyid Muhammad Ibn Alawi Al Maliki Al Hasani

Penulis:KH.Luthfi Bashori
Sumber:Suara NU