
SUMENEP, MaduraExpose.com – Komitmen tanpa kompromi terhadap peredaran narkoba ditunjukkan oleh Kapolres Sumenep yang baru, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K. Pada Selasa (27/1/2026), pimpinan tertinggi korps Bhayangkara di Sumenep ini memimpin langsung pelaksanaan tes urine dadakan bagi seluruh personel Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sumenep.
Langkah berani ini diambil sebagai fondasi awal kepemimpinannya untuk memastikan bahwa “ujung tombak” penegakan hukum di Sumenep benar-benar bersih sebelum menindak pelanggaran di masyarakat.
Integritas Tanpa Toleransi
AKBP Anang Hardiyanto menegaskan bahwa pengawasan internal adalah harga mati. Menurutnya, personel Sat Reskrim sebagai fungsi penegakan hukum harus memiliki integritas yang tak bercela. Tes urine ini menjadi bagian dari pengawasan melekat guna mencegah potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan internal.
“Polri tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap setiap bentuk penyalahgunaan narkoba. Sebelum kita menertibkan masyarakat, kita pastikan rumah kita sendiri bersih,” tegas AKBP Anang saat memberikan arahan di Mapolres Sumenep.
Langkah Preventif Mewujudkan Polri Presisi
Pelaksanaan tes urine yang dilakukan oleh tim Sie Dokkes Polres Sumenep ini berlangsung secara transparan dan ketat di bawah pengawasan langsung Kapolres. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya celah kecurangan serta memastikan profesionalisme anggota tetap terjaga.
Kapolres menambahkan bahwa personel Polri harus menjadi teladan bagi masyarakat. Dengan personel yang bersih dari narkoba, diharapkan kepercayaan publik (public trust) terhadap Polres Sumenep akan semakin kuat dalam mewujudkan Polri yang Presisi—Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan.
Komitmen Berkelanjutan

Kegiatan ini direncanakan akan dilakukan secara berkala dan acak di seluruh unit kerja Polres Sumenep. Kapolres baru ingin memastikan bahwa marwah institusi tetap terjaga dari pengaruh barang haram yang dapat merusak citra kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh rangkaian tes urine berjalan dengan tertib sesuai prosedur operasional standar (SOP). Langkah taktis AKBP Anang Hardiyanto ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak sebagai wujud nyata revolusi mental di tubuh kepolisian daerah Madura.
Editor/Red: Ferry Arbania



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)