Hampir 1.000 Warga Sumenep Terjangkit DB

Terbit: 12 Oktober 2016 | 01:48 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menyatakan sebanyak 996 warga setempat terjangkit demam berdarah sejak Januari hingga September 2016.

“Untuk laporan jumlah kasus demam berdarah pada Oktober 2016 belum masuk. Kami biasanya menerima laporan dari pimpinan rumah sakit dan puskesmas itu setiap akhir bulan,” kata Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinkes Sumenep, Dwi Regnani di Sumenep, Selasa (11/10/2016).

Sebanyak lima dari 996 warga Sumenep yang terjangkit demam berdarah pada Januari hingga September 2016 itu tercatat meninggal dunia.

Penderita demam berdarah yang meninggal dunia tersebut berasal dari Kecamatan Kota, Kalianget, Pragaan, masing-masing satu orang, dan Kecamatan Rubaru sebanyak dua orang.

Jumlah kasus demam berdarah di Sumenep pada tahun ini sambung dia, menurun dibanding periode waktu yang sama pada 2015.

Pada Januari hingga September 2015 tercatat sebanyak 1.034 warga Sumenep yang terjangkit demam berdarah dan 13 di antaranya meninggal dunia.

Dinkes Sumenep berharap warga setempat kembali dan terus mengintensifkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan ‘3 M plus’, yakni menutup, menguras, dan mendaur ulang serta memasang kelambu, mengoles antinyamuk, dan memasang ikan di bak air.

Apalagi, sejak dua pekan belakangan ini, Sumenep dan sekitarnya sering diguyur hujan. “Jangan hanya mengandalkan pengasapan atau fogging. Gerakan PSN itu lebih efektif mencegah penyebaran kasus demam berdarah,” tandas Dwi.

(put/okz)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *