
Sumenep (Maduraexpose.com)– Grand Opening Stasiun Sosial Asoka dan Penutupan Pondok Ramadhan Pesantren Raudlatul Iman menyedot perhatian masyarakat Desa Gadu Barat yang ikut menyaksikan kegiatan tersebut.
Kegiatan ini memang tak seperti pada acara Pondok Ramadhan ditahun-tahun sebelumnya yang dipusatkan di Halaman Madrasah Pondok Pesantren Raudlatul Iman di Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Ahad 24 April 2022.
Khusus Ramadhan tahun ini, kegiatan ditempatkan di Stasiun Sosial Asoka, sekitar 500 meter kearah barat Kompleks Ponpes Raudlatul Iman.
Stasiun Sosial Asoka ini dibangun dengan konsep bangunan yang menyerupai stasiun dengan struktur bangunan memanjang kesamping. Tempat ini sejatinya akan dibangun tempat edukasi dan pemberdayaan masyarakat setempat.
“Asoka, Asri Songai Kotak mengetuk kesadaran kolektif untuk mencintai lingkungan. Songai Kotak merupakan sungai keramat yang dipagari besi sejak puluhan tahun silam,” demikian KH.R. Sahli Hamid,MPd.I dalam sambutannya sebagai Mudir Maktuba Al-Hamidiyah dan Pengguntingan pita Grand Opening Stasiun Sosial Asoka, Ahad Malam.
Kiai Sahli menargetkan, hadirnya ASOKA menjadi pembuka pintu peradaban masyarakat yang mampu menberikan banyak manfaat bagi umat Islam.
“Nantinya kita kembangkan ASOKA menjadi membangun pemberdayaan, membuka peluang bisnis, bazar pendidikan, perpustakaan. Dan ini menjadi Ghiroh peradaban Raudlatul Iman. Menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat luas,” imbuhnya
Kiai yang juga penyair ini mengajak napak tilas para sesepuh pendiri Pondok Pesantren Raudlatul Iman, yakni Kiai Ibrahim atau yang dikenal dengan sebutan Kiai Moljah yang asta makamnya di Asta Bujuk Ambangan.
“KH.Ibrahim alias Kiai Muljah boleh tiada, tapi nilai-nilai perjuangan beliau tetap tumbuh subur dan lebih besar hingga akhir zaman,” ujarnya menambahkan.
Asoka bisa dimanfaatkan masyarakat luas maupun santri dan kita semua untuk kebaikan dan peradaban,” imbuhnya lagi.
Beliau juga menyampaikan pesan kepada para santri dan undangan ,agar ketika menjadi manusia sukses atau secara strata sosial lebih tinggi dari orang lain, agar jangan sampai sombong dan merendahkan orang lain.
“Yang berprestasi jangan menjadi “benda mati”, harus bisa memberi manfaat kepada lingkungan. Jangan sombong jangan merasa lebih tinggi derajatnya dari yang lain.,” tutup Kiai Sahli Hamid. (Ferry Arbania)



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
