Madura Expose, Sumenep — Ketua Dewan Pembina Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Desa (GPMD) mempertanyakan sumber dana yang bakal dikucurkan oleh Pemprov Jatim untuk korban terdampak gempa Situbondo yang ada di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Kami bersyukur karena Pemprov Jatim bergerak cepat mengatasi korban gempa di Pulau Sapudi. Dananya cukup fantastik sekitar Rp 23,7 miliar. Dari mana Pemprov mengucurkan dana sebesar itu. Lantas bagaimana dengan tanggung jawab Pemkab Sumenep dalam memulihkan korban gempa ini, ” demikian Fathol Bari, Ketua Dewab Pembina GPMD, dalam keterangannya persnya, Senin 15 Oktober 2018.

Diberitakan media online sebelumnya, Pemprov Jatim menargetkan 21 hari kedepan perbaikan rumah warga terdampak gempa Situbondo dengan magnitudo 6,0 SR itu tuntas secara keseluruhan.

“Kita targetkan perbaikan rumah warga akan selesai pada 21 hari kedepan,” tegas Soekarwo.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Sementara pengadaan material rumah yang akan digunakan untuk membangun rumah korban gempa berasal dari toko bangunan di wilayah Sumenep. Itu dilakukan demi mempercepat proses perbaikan.

Wabup Sumenep Achmad Fauzi saat meninjau langsung korban gempa di Pulau Sapudi

Pihaknya juga menyampaikan kemungkinan bertambahnya anggaran, yang semula ditargetkan Rp 23,7 miliar, namun bisa saja bertambah lagi sesuai kebutuhan di lapangan.

(ima/ajm)

HotNews:  Politisi Demokrat DPRD Sumenep Terancam Digugat Awak Media, Lawyer: Pemimpin Tak Boleh Jumawa