Gorong-Gorong Desa Sentol Laok Kuras Dana Desa Hingga Belasan Juta

Terbit: 30 September 2017 | 19:30 WIB

Reporter: Ahmadi Mady
MADURAEXPOSE.COM–Pembuatan gorong-gorong di Dusun Tengginah, Jalan Timur Hasan dipersoalkan banyak kalangan, karena dana yang dicantumkan dipapan proyek diduga tidak sesuai dengan nilai operaional atau belanja barang yang dibutuhkan.

Beberapa warga desa setempat yang dihubungi MaduraExpose.com mengatakan, untuk pembuatan gorong-gorong sepanjang 4 meter dengan tinggi 1 meter dan lebar 1 meter hanya membutuhkan anggaran maksimal Rp 6 juta.

“Kalau gorong-gorong dengan volume seperti itu hanya butuh dana antara Rp 5-6 juta,” ungkap MD, salah satu warga yang dikonfirmasi MaduraExpose.com.

Sementara Kades setempat belum bisa dikonfirmasi dikantor atau balai desa. Begitu juga dengan sekdes sentol look. Namun konformasi via telpon sebelumnya dari Sekdes Subahri berdalih, bahwa besaran dana yang diambilkan dari dana desa (DD) itu sudah berdasarkan ketentuan.

“Itu sudah RAB nasional. Jadi itu sudah standar. Itu kena pajak,”ujar Subahri,Sekdes Sentol Laok berdalih saat dikonfirmasi melalui telpon genggamnya.

Untuk diketahui,pembuatan gorong-gorong di Dusun Tengginah, Desa Sentol Laok L, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep ditulis dalam papan proyek dengan panjang 4 meter dengan tinggi 1 meter dan lebar 1 meter. Anggaran yang dikuras dari DD sebesar Rp 11. 145. 100.00.

(ahm/fer)

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *